Inisiasi Senam Sehat untuk Tekan Hipertensi

Pengabdian UM Magelang

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

PURWOREJO—Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang terus meelakukan program terobosan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Terbaru, melalui Fakultas Ilmu Kesehatan, UM Magelang menginisiasi kegiatan senam bersama di Desa Bener Kabupaten Purworejo untuk menekan hipertensi.

Program ini dilaksanakan oleh Dosen Fikes UM Magelang Ns Rohmayanti MKep, Ns Margono MKep serta 4 mahasiswa Keperawatan. Mereka melaksanakan pengabdian masyarakat yang dituangkan dalam proposal berjudul Program Kemitraan Universitas (PKU) Komunitas Senam Sehat yang didanai UM Magelang tahun 2017.

“Data primer dari puskesmas didapatkan hasil bahwa mayoritas penduduk terdeteksi mengalami hipertensi dan beberapa penyakit degeneratif lainnya yaitu diabetes mellitus dan stroke,” kata Ns Rohmayanti.

Di desa itu, katanya, Informasi terkait penyakit, perawatan dan pencegahannya masih minim. “Jika ada warga yang sakit, pertolongan pertama langsung ke bidan setempat, kemudian beberapa di antaranya memanfatkan puskesmas dan rumah sakit jika sudah dirasa parah,” katanya.

Kegiatan itu, lanjut Rohma, bertujuan untuk tindakan preventif mencegah terjadinya penyakit degeneratif melalui kegiatan penyuluhan kesehatan dan pemberian keterampilan kesehatan pada kader kesehatan. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan dengan metode adactive collaboration management (ACM) yakni melalui pendekatan komunikasi masyarakat dalam menemukan dan mengenali permasalahannya. “Setelah mengetahui masalahnya, kami lalu mempelajari permasalahan kemudian menentukan solusinya,” kata Rohma.

Pelaksanaan pengabdian itu dilakukan dalam beberapa kegiatan, yakni senam sehat, pelatihan pengukuran tekanan darah dan nadi, informasi tentang penyakit degeneratif, serta praktik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Pelaksanaan senam sehat atau aerobik dilakukan secara bertahap yakni dengan model low impact dalam minggu pertama dan model high impact dengan zumba pada minggu berikutnya.

Rohma menambahkan, sebelum pelaksanaan senam, seluruh peserta di cek tekanan darah dan nadi terlebih dahulu. Jika kondisinya memungkinkan, mereka baru boleh ikut senam. Peserta juga mendapat pelatihan pengukuran tekanan darah, nadi serta penggunaan tes gula darah sehingga bisa melakukannya sendiri. (vie/sct/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -