33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Dongkrak Penjualan, Lelang Elektronik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG – Penjualan barang elektronik menjelang akhir tahun ini cenderung sepi. Sejumlah cara harus dilakukan untuk mendongkrak penjualan.

Toko Electronic City di Artos Mall menggelar Festival Elektronik untuk menarik pembeli. Pengelola menggelar lelang barang elektronik seperti televisi, pendingin ruangan, gawai, dan sebagainya.

“Setiap hari, ada satu barang yang kami lelang, dan jenisnya berbeda-beda,” kata Supervisor Electronic City Artos Mall Dedi Subanto, Senin (6/11).

Untuk setiap barang yang akan dilelang, ditawarkan kepada pengunjung mal. Penawar harga tertinggi yang akan menjadi pemiliknya. “Kami tawarkan kepada konsumen, barang apa yang diinginkan untuk dilelang. Setelah itu, kami buka harga, dan konsumen bersaing untuk menawar yang paling tinggi,” ujarnya.

Dari berbagai barang yang dilelang, produk kebutuhan rumah tangga paling diminati. Seperti blender, dan toaster. Barang lain yang juga diminati adalah smartphone.

Smartphone dengan harga normal Rp 3.499.000 kami buka dengan harga Rp 1.700.000, tiap konsumen kami berikan waktu 5 detik untuk menawar harga, dengan kelipatan Rp 20.000,” jelas Dedi. Barang lain seperti TV Samsung 49 inchi seharga Rp 23.000.000, ditawarkan dengan harga pembukaan Rp 8.397.448.

Acara lelang tak dilakukan setiap saat. Pengelola menjadwalkan lelang barang elektronik pada sore hari. Lalu memberikan potongan mulai Rp1.000.000-5.000.000 untuk pembelian produk pameran.

“Kami harap, ini menjadi acara yang menarik konsumen datang ke pameran, baik untuk mengikuti lelang atau hanya melihat-lihat, kemudian membeli. Tidak menutup kemungkinan juga, konsumen belanja dan mengikuti lelang,” ujarnya.

Di sisi lain, acara tersebut untuk membantu penjualan. Pada November-Desember ini, Dedi menargetkan terjadi transaksi sebesar Rp 4,9 miliar. Meski prediksi panen raya tembakau akan meramaikan bisnisnya meleset, ia tetap optimistis target itu tercapai dengan memberikan penawaran spesial.

“Kami memang sudah menyetok barang-barang untuk masing-masing merek. Karena tren November-Desember pasti banyak permintaan, dan melihat dari data penjualan tahun-tahun sebelumnya, konsumen berasal dari Wonosobo, Parakan dan Temanggung. Tapi karena kondisi petani tembakau seperti ini, kami mengadakan pameran,” ujarnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mengevaluasi Pembelajaran Guru PAI

RADARSEMARANG.COM - BANYAK anak didik di sekitar kita yang salah atau perilakunya sangat buruk. Ketika kita sebagai manusia yang diciptakan Allah sebagai insan kamil,...

720 Dhuafa Terima Bingkisan Lebaran

SALATIGA – Sebanyak 720 warga dhuafa di Kota Salatiga memperoleh bingkisan Lebaran dari Pemkot Salatiga. Bingkisan diserahkan kepada warga dhuafa yang berasal dari Kecamatan...

Dorong Pembinaan Atlet Muda Anggar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD meminta agar Pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota lebih giat dalam pembinaan atlet anggar di Jateng. Sebab, potensi di Jateng sangat besar...

Kemensos Targetkan 2.000 e-Warong

SALATIGA - Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Warung Gotong Royong Elektronik Kelompok Usaha Bersama (e-Warong KUBE). Selain itu, Mensos juga menyalurkan...

UMKM Diminta Daftarkan Hak Paten

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Hak kekayaan intelektual (HaKI) menjadi kendala yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam persaingan global. HaKI menjadi sangat...

Terbuka, Pengembangan Industri Keuangan Syariah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pengembangan Industri Keuangan Syariah masih terbuka luas. Sebab tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah masih rendah. Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan...