33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Ambil Pakaian Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KENDAL—Ratusan warga Kendal menyerbu bazar pakaian pantas pakai yang digelar komunitas Sedekaholic di Balai Desa Galih, Kecamatan Gemuh, Minggu (29/10) pagi. Warga bisa mengambil pakaian sesuka hatinya dengan membayar seikhlasnya.

Relawan Sedekaholic Kendal Lilik AlFaiz mengatakan, bazar ini merupakan cara untuk mengajak warga bersedekah. Namun dikemas bazar agar warga mau mengeluarkan uang dan mendapatkan hal yang ia suka. “Hasil dari bazar pakaian pantas pakai ini sepenuhnya untuk sedekah,” ujarnya.

Pakaian pantas pakai dalam bazar ini merupakan sumbangan dari donatur dan dikumpulkan komunitas Sedekaholic Kendal. “Tidak ada batasan warga mengambil pakaian pantas pakai ini, karena tujuan bazar ini adalah berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Pakaian yang digelar dalam bazar ini layak pakai dan sebagian baru,” katanya.

Agar lebih tepat sasaran, komunitas ini menggelar bazar yang dilakukan berkeliling Kabupaten Kendal. Selama ini, pakaian pantas pakai yang disumbangkan ke korban bencana alam terkadang banyak yang tidak terpakai. “Karena pakaian yang disumbangkan terkadang tidak sama dengan yang dibutuhkan. Dengan bazar pakaian pantas pakai ini, warga bisa memilih yang cocok dan bisa dibawa pulang. Tapi sekali lagi warga yang mengambil pakaian ini tidak harus membayar, intinya ini adalah bazar sedekah, hasilnya juga untuk sedekah,” tambahnya.

Kades Galih Akhmad Saiku berterima kasih kepada komunitas sedekah ini karena dapat membantu warganya yang membutuhkan pakaian. “Selain membantu warga kurang mampu warga juga diajarkan untuk bersedekah dengan menyumbang seikhlasnya,” katanya.

Selain bazar pakaian pantas pakai, juga digelar bagi-bagi bubur kacang hijau di Masjid Agung Kendal. Gerobak bubur kacang hijau yang digunakan langsung diserbu jamaah salat subuh dan warga di sekitar Masjid Agung Kendal. Setidaknya 300 porsi bubur kacang hijau disiapkan komunitas sedekah ini dibagikan.

“Biasanya kita membagikan nasi bungkus berkeliling Kendal, Kaliwungu, Gemuh, Weleri dan Sukorejo setiap Jumat pagi. Namun kali ini selain berkeliling membagikan nasi bungkus, kita membawa gerobak bubur kacang hijau untuk mangkal di halaman masjid,” jelas Relawan Sedekaholic Sugiarto. (bud/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...