31 C
Semarang
Rabu, 2 Desember 2020

Bantu Pengobatan Warga Bukit Menoreh

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

MAGELANG-Kebutuhan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, terbantu dengan hadirnya program Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Massal yang digelar Djarum Foundation bersama Yayasan Bakti Insan Negeri (YBIN), Sabtu (4/11) kemarin di balai desa setempat.

Ratusan warga di daerah lereng Bukit Menoreh tersebut, menyambut positif kegiatan gratis yang melayani konsultasi, pemeriksaan cek tensi dan asam urat, dan pemberian obat.

Kepala Desa Ngargoretno, Dodik Suseno, mengungkapkan, pelayanan kesehatan tersebut sangat bermanfaat, karena digelar dekat tempat tinggal warga. Sehingga tidak perlu jauh untuk mengunjunginya. Di Kecamatan Salaman sendiri, ada dua puskesmas.

“Warga Ngargoretno yang sedang sakit tidak perlu jauh datang. Apalagi pemeriksaan di sini bisa memberi rujukan, sehingga juga memudahkan warga untuk pengobatan lanjutan,” jelas Dodik mengawali kegiatan. Selain itu, kesempatan untuk konsultasi dengan dokter juga akan meningkatkan kesadaran warga terhadap kesehatan. “Seringkali masyarakat mengabaikan sakit yang diderita. Seharusnya, kalau ada keluhan minimal langsung diperiksakan ke puskesmas terdekat,” imbuhnya.

Perwakilan dari Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra, mengatakan, program Baksos Pelayanan Kesehatan Massal dijalankan rutin ke berbagai daerah. Terutama, daerah terpencil, pelosok, pesisir pantai, serta wilayah – wilayah yang cukup jauh dari tempat pelayanan kesehatan. “Kami harap meringankan beban warga. Kegiatan ini sudah digulirkan sejak 2011 dan terlaksana 67 kali,” tuturnya.

Tim Medis YBIN, dr Mada Gautama, menambahkan, kegiatan ini upaya membantu program pemerintah dalam bidang kesehatan. “Terutama menjangkau daerah terisolir atau cukup jauh dari tempat pelayanan kesehatan,” paparnya. (fiq)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...