33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Kostum Unik Penambah Semangat

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

MAGELANG – Sebanyak 39 unsur pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) se-Kota Magelang mengikuti Lomba Gemu Famire dalam rangka HUT ke-18 DWP Tahun 2017, di Gedung Wanita, Jumat (3/11).

Para peserta dari berbagai instansi itu terlihat total saat mengikuti lomba tersebut. Mereka berkostum unik. Ada penyatuan beberapa elemen. Seperti bulu ayam, burung, pita, manik-manik, dan sebagainya. Kostum-kostum yang diciptakan pun tak seperti kostum senam pada umumnya, lebih mirip kostum kesenian tradisional dayakan, topeng ireng. Ada juga model burung lengkap dengan sayapnya.

Ketua DWP Kota Magelang Demetrya Tety Sugiharto mengatakan, antusiasme dari peserta di luar ekspektasinya. Ia tak menyangka, para peserta mempersiapkan tim masing-masing dengan sangat baik, meski diakui lomba ini pertama kali diadakan. “Saya nggak menyangka bisa seramai ini,” katanya.

Ia menyebutkan, semangat dari para peserta lomba tidak hanya terlihat saat memperagakan gerakan senam di depan tiga dewan juri dan ratusan penonton. Namun juga dari formasi, kostum, kekompakan, serta manajemen waktu.

“Semoga lomba ini bisa menambah semangat, ibu-ibu DWP juga makin sehat dan berani tampil,” tuturnya.

Dari lomba ini, menurutnya, sportivitas tim diadu. Pihaknya tak membolehkan orang lain yang bukan anggota DWP mengikuti lomba. “Kalau ada yang ambil dari luar, jelas, juri sudah tahu apa yang harus mereka lakukan,” katanya.

Ketua Panitia Titi Suryantoro menambahkan, lomba ini diadakan untuk mengembangkan kemampuan para anggota DWP di bidang olahraga. Selain itu, sebagai sarana pemersatu antara anggota DWP, serta menumbuhkan kecintaan kepada tanah air. “Tahun lalu sudah lomba mendongeng Bahasa Jawa, sekarang senam Gemu Famire agar tidak monoton,” ujarnya.

Peserta dari RSUD Tidar Kota Magelang Wiwi mengaku, persiapan mengikuti lomba tersebut kurang dari sebulan. Yang paling lama, adalah menghafalkan gerakan, dan formasi. Tapi yang paling sulit adalah menjaga kekompakan. “Tim saya ada 10 orang. Banyak orang seperti ini memang harus kompak, dimulai dari diri sendiri untuk menghafalkan gerakan,” ujarnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Manfaatkan Gedung PPI Jadi Galeri IKM

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Revitalisasi Kota Lama terus berjalan. Sejumlah gedung telah direnovasi dan mulai dimanfaatkan. Kali ini empat blok bangunan milik PT Perusahaan Perdagangan Indonesia...

Bupati Ajak Suporter Tidak Lagi Anarkis

MAGELANG–Bupati Sleman Sri Purnomo mengajak masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi dari pihak luar. Tujuannya, agar peristiwa anarkis yang dipicu salah komunikasi antarsuporter bola...

Satu Tewas, Satu Luka

SEMARANG - Seorang pemotor tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Koesbiono Tjondrowibowo, tepatnya di depan toko bangunan Wahana, Gunungpati, kemarin. Korban tewas bernama Matwanggani, 38,...

Galang Dana Peduli Korban Banjir

Bencana banjir di sejumlah wilayah DI Yogyakarta dan Pacitan yang terjadi beberapa waktu lalu, tidak hanya menyebabkan korban meninggal, tapi juga korban harta benda....

Polisi Antisipasi Gesekan Antarpendukung Calon

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan secara mendadak memeriksa seluruh kendaraan milik personel di Aspol Ganten, Selasa (16/1). Pemeriksaan ini...

Meniru Trans Jateng

SEJAK diluncurkan 7 Juli 2017, bus sistem transit yang dikenal dengan bus rapid transit (BRT) Trans Jateng koridor Bawen-Semarang mengalami peningkatan jumlah penumpang. Layanan bus umum...