33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Hendi Terusik dengan Keberadaan PKL Kumuh

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG–  Aktifitas jalan sehat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (3/11) pagi, terusik oleh keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjejer di sekitar wilayah Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat.

Kondisi PKL tidak rapi dan terkesan kumuh, sehingga tidak enak dipandang mata. Akibatnya, wali kota, yang akrab disapa Hendi, itu terhenti sesaat, tepat di depan PKL yang berada di belakang Pasar Swalayan Ramai.

Hendi yang didampingi oleh Sekda Kota Semarang Adi Tri Hananto, langsung meminta kepada Camat Semarang Barat, Sumarjo, untuk menata lapak PKL tersebut supaya lebih rapi.

“Lokasi itu strategis, sayangnya tempat itu belum dikelola dengan baik
dan benar,” ungkap Hendi  sambil menunjuk beberapa petak PKL yang
dengan bermacam spanduk yang sudah lusuh.

Strategisnya lokasi itu, selain dekat dengan jalur utama di wilayah Kecamatan Semarang Barat, juga berada tepat di belakang Pasar Swalayan Ramai. Dimana, beberapa karyawanya mayoritas menikmati sajian dan jajanan yang berada di beberapa PKL yang belum tertata dengan rapi itu.

Hendi pun berinisiatif untuk membuat kawasan PKL tersebut menjadi shelter PKL atau kawasan pujasera. “Akan saya minta Kepala Dinas Perdagangan untuk membuat DED (Detail engineering Design) yang menampung PKL secara tertata rapi dan enak dipandang mata. Biar beberapa warga dan para pembeli antusias,”pungkas Hendi. (amu/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkot Magelang Fasilitasi UMKM 

RADARSEMARANG, MAGELANG – Pemkot Magelang mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Magelang untuk terus berinovasi mengembangkan produknya. Utamanya dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas...

Menyelam Itu Asyik

SELAMA kuliah di Universitas Diponegoro (Undip), Zulfa Amalia dikenal sebagai aktivis lingkungan. Ia aktif di kelompok pencinta alam Wapeala Undip. Zulfa kerap ikut kampanye...

Pemindahan 61 Nara Pidana Dikawal Ketat

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Setelah sekian lama dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Rowobelang, Batang, sebanyak 61 napi titipan dari Lapas Kelas IIA Pekalongan resmi dipindahkan ke...

Rekrut Tujuh Darah Segar

SEMARANG – PSIS tampaknya benar-benar memanfaatkan bursa transfer terakhir di babak 16 besar ini. tak tanggung-tanggung sebanyak tujuh pemain baru resmi digaet oleh tim...

Bank Jateng Bantu Rehab RTLH

SEMARANG – Bank Jateng menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada dua warga Desa Gombang, Kecamatan...

Oknum Suporter Ngamuk, Rusak Rumah Warga

MAGELANG—Ratusan oknum suporter yang diduga berasal dari Sleman, DIY, diduga kuat merusak rumah warga di Kampung Karanggading, Kelurahan Rejowinangun Selatan, Senin (15/5) dini hari....