31 C
Semarang
Kamis, 3 Desember 2020

Ditegur, Nekat Bunuh Rekan Kerja

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

SEMARANG – Pelaku pembunuh pekerja bangunan di Gunungpati berhasil diringkus oleh petugas Polrestabes Semarang di kediamannya, Grobogan, Kamis (2/11) pagi. Pelaku Muhammad Yuda 18, melarikan diri usai membunuh rekannya sendiri, Jumarno 27, Rabu (1/11).

Diduga, Yuda tak terima ditegur oleh korban saat bekerja. Usai menghajar Jumarno menggunakan linggis, dia melarikan diri ke rumahnya di Grobokan. Pelaku sempat dihadang oleh rekan-rekan kerjanya, namun berhasil lolos. Tak butuh waktu lama bagi tim gabungan Unit Reskrim Polsek Gunungpati bersama Resmob Polrestabes Semarang.

“Pelaku berhasil kami amankan di rumahnya belum ada 24 jam setelah kejadian,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, dalam gelar perkara di Mapolrestabes, Jumat (2/11) kemarin.

Di hadapan petugas Yuda mengaku sakit hati karena ditegur korban.

“Dia (Jumarno) kata-katanya bikin sakit hati. Katanya rausah guyonan, suntaki remukan wesi sisan (nggak usah bercanda, tak tumpahi remukan besi sekalian),” kata Yuda.

Merasa tak terima ditegur Jumarno, 27, warga Magag, Ngadirejo, Boyolali, Yuda kemudian menghampiri korban dan memukul Jumarno menggunakan linggis tepat di kepalanya. Rekan korban yang ingin melerai pun tak luput dari kekesalan Yuda, namun tidak sampai cedera. Nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dalam perawatan di RSUD Ungaran.

Peristiwa tersebut terjadi saat keduanya menjadi kuli proyek pembuatan rumah di Jalan Durian II RT 02 RW 04 Muntal Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Rabu (1/11) sekitar pukul 14.00. Atas perbuatannya, Yuda diancam dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. (tsa/zal)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...