33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

PKB Bakal Merapat ke PDIP

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berkomunikasi intensif dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk menjalin koalisi menghadapi Pilgub Jateng, 2018 mendatang.

Wakil Ketua DPW PKB Jateng, Hendri Wicaksono mengatakan, sejauh ini PKB sudah memiliki nama yang akan dicalonkan sebagai bakal calon gubernur yaitu Marwan Jafar. Nama tersebut akan ditawarkan ke dalam koalisi. Tapi karena hanya memiliki 13 kursi di DPRD Jateng, atau tidak bisa mengusung paslon sendiri, maka dalam koalisi tentu akan ada kompromi politik.

“Meski kewenangan rekomendasi ada di pusat, tapi kita di daerah juga sudah berkomunikasi intensif dengan semua parpol untuk menjajaki peluang koalisi. Terutama dengan PDIP,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jateng ini, Kamis (2/11).

Mengenai posisi sebagai calon gubernur ataupun wakil gubernur, hal itu diserahkan dalam keputusan di koalisi nantinya. “Calon kami Marwan Jafar selama ini sudah terus bersosialisasi ke semua daerah di Jateng dan semua kalangan. Di antaranya elemen nelayan, petani, kalangan pondok pesantren, ulama, dan tokoh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, M Yulianto menilai, partai yang hanya punya sedikit kursi di DPRD Jateng bakal terus menjalin komunikasi antarparpol untuk mencari koalisi. Menurutnya, meski partai besar sudah merasa punya cukup kekuatan, tapi tidak menutup kemungkinan merangkul partai menengah kecil. Jika itu terjadi, dipastikan jumlah pasangan calon yang meramaikan bursa Pilgub bakal terbatas.

Melihat dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, Yuli menilai, koalisi dengan banyak partai justru tidak efektif karena tidak menjamin kemenangan pasangan calon. Banyaknya jumlah partai dalam satu koalisi justru mempersulit komunikasi dan koordinasi. Menciptakan solidaritas kebersamaan jadi terasa berat.

“Ada juga kemungkinan partai menengah kecil tidak mengusung paslon dan juga tidak berkoalisi. Hanya menjadi penonton saja,” tandasnya. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kolaborasi Cegah Korupsi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang berkolaborasi dalam penanganan dan pencegahan korupsi di lingkunganya. Bukti keseriusan tersebut dengan ditandatanganinya...

Nyaris Punah, Pemainnya Rata-Rata S3

Satu per satu kesenian asli Temanggung, nyaris punah. Dari sekian yang terancam punah, salah satunya cengklungan. Kesenian ini hanya menyisakan satu kelompok yang (masih)...

Tambah Amunisi Lokal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS terus melakukan perburuan pemain yang akan diajak untuk bertarung di ajang Liga 1 2018. Selain tengah berburu pemain asing, tim...

Rusun Wates Ditarget Selesai Akhir 2018

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang memastikan pembangunan rumah susun (rusun) di Wates, Kecamatan Magelang Utara akan selesai pada akhir 2018 ini. Sekitar 76 unit...

Trumpkim Summit

Hanya ada dua menu Korea di makan siang Donald Trump dan Kim Jong-un kemarin: oiseon untuk pembuka dan daegu yorun untuk hidangan utama. Selebihnya masakan...

Atletik Terus Matangkan Teknik

SEMARANG - Asisten pelatih nomor lompat jangkit dan jauh tim Popnas Jateng, Nasikin, terus memperbaiki beberapa teknik lompatan awal (bloking) dan mendarat (landing). Perbaikan...