33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Fokuskan Pembangunan Pasar Desa

Desa Rejosari, Kecamatan Jambu

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

JAMBU – Desa Rejosari Kecamatan Jambu akan fokuskan pembangunan Pasar Desa di tahun 2018. Kehadiran Pasar Desa diprediksi mampu mendorong perekonomian warga yang sebagian besar bekerja sebagai petani.

Embrio Pasar Desa ini, dikatakan oleh Kades Rejosari, Budi Wahono saat ini sudah ada. Dari embrio ini, nantinya akan dilakukan pembangunan fisik sehingga hasil pertanian warga bisa dijual di pasar Desa ini.

”Di sini memang letaknya strategis di jalan alternatif Bedono-Sumowono. Sehingga kami rasa letak strategis ini akan mendukung keberadaan pasar Desa,” ujar Budi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kades : Budi Wahono (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Kades : Budi Wahono (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Keberadaan Pasar Desa ini nantinya diharapkan juga bisa meningkatkan PADes Rejosari. Selanjutnya, PADes dari Pasar Desa ini dapat digunakan kembali untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa Rejosari.

”Ini juga sebagai upaya kami untuk menata pedagang yang selama ini masih sendiri-sendiri. Tahun depan kami hanya akan fokus pada satu pembangunan Pasar Desa itu,” jelasnya di kantor Kepala Desa.

Menjelang didirikannya Pasar Desa, saat ini Pemerintah Desa Rejosari sedang berupaya meningkatkan hasil pertanian warga. Salah satunya adalah dengan membuka akses jalan untuk aktivitas pertanian serta meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pertanian.

”Tahun ini kami sudah melakukan pembangunan jalut, jitut. Kami juga memperlebar jalan yang dulunya setapak, kini bisa dilewati mobil. Setelah akses ini dibuka, hasil pertanian semakin tinggi,” jelas kepala desa yang sejak tahun 2009 melakukan gerakan rehabilitasi kebun kopi dan cengkeh di wilayah desanya ini.

Dengan hasil pertanian yang tinggi dan adanya Pasar Desa, Budi dan segenap perangkat Desa berharap warga Desa Rejosari bisa semakin sejahtera. ”Di sini juga ada tanah desa yang nantinya akan kami bangun kolam renang dan kolam pemancingan. Untuk yang satu ini, kami rencanakan bisa masuk di BUMDes kami,” ujar Kades yang selalu berupaya berinovasi untuk mengatasi persoalan ini. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kendal Kekurangan 5.586 PNS

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kendal mengalami kekurangan sebanyak 5.586 orang. Namun kekurangan itu tidak bisa dipenuhi sekaligus lantaran terkendala...

Peroleh Hibah Rp 10 Juta

UNGARAN–Sebanyak seribu kelompok kesenian di Kabupaten Semarang mendapat dana hibah senilai masing-masing Rp 10 juta dari APBD tahun 2017. Pemberian hibah tersebut dimaksudkan untuk...

Dokter Spesialis Tetap Jaga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Selama liburan Lebaran 2018, RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang dipastikan tetap melakukan pelayanan full selama 24 jam setiap harinya. Tidak ada kualitas...

Dua Desa Jadi Kawasan Wisata Mangrove Edukatif

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dua desa di Kecamatan Wedung, yakni, Desa Kedungmutih dan Desa Berahan Wetan dijadikan kawasan wisata edukasi mangrove atau dikenal dengan nama...

Gedung Eks Bakorwil Tak Terawat

SEMARANG - Gedung eks Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Banyumas yang dimiliki Pemprov Jateng memiliki nilai sejarah yang tinggi. Sayangnya, Unit Pengelolaan Aset Daerah...

Banyak Karaoke Tidak Berizin

BATANG - Bisnis karaoke di Kabupaten Batang semakin menjamur. Namun hal tersebut tidak diiringi dengan tertibnya administrasi perizinan. Dari data yang ada, hanya ada...