33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Gandeng Santri, Awasi Jalannya Pemilu

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNGARAN–Santri di Pondok Pesantren (Ponpes) diminta ikut aktif dalam melakukan pengawasan saat ajang Pilgub Jateng 2018 mendatang. Sebagai implementasi pengawasan partisipatif.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subhi saat diskusi bertajuk ‘Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada 2018’ di Hotel Wujil Ungaran, Rabu (1/11). “Kami kali ini memberikan informasi terkait pemilu, supaya santri terlibat dalam proses pemilu tidak hanya memberikan suara namun juga pengawasannya,” ujar Fajar.

Dalam rangka pencegahan terjadinya pelanggaran Pilgub Jateng pihaknya mencoba untuk melibatkan sebanyak-banyaknya kelompok masyarakat. “Khususnya kelompok yang dipandang sebagai tempat untuk menyemai kebaikan,” ujarnya.

Kelompok tersebut yaitu guru, pemilih pemula, pramuka, dan dengan pondok pesantren. “Mereka sangat energik punya idealisme,” ujarnya.

Fajar mengatakan pesantren khusus di Jateng masih mengajarkan nilai yang baik seperti halnya melarang money politics. “Di pesantren pasti diajarkan bagaimana memilih seorang pemimpin yang baik dan jabatan bukan sesuatu yang diperdagangkan. Kami cuma menginformasikan ke santri salahsatu cara yang tidak baik yaitu dengan pembelian suara,” katanya.

Diharapkan apabila para santri tersebut menemui adanya money politics langsung melaporkan kepada Bawaslu Jateng. “Dengan adanya santri, kita harapkan mereka untuk menyebarluaskan paham ini,” katanya.

Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes), Arif Hidayat yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan bahwa keberadaan partisipasi pengawasan masyarakat di luar penyelenggara sangat penting. “Itu untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah yang bersih, berkualitas dan bermartabat untuk memperoleh pemimpin yang amanah dan bersih,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pengurus Departemen Wanita PDIP Dikukuhkan

SEMARANG – Masih dalam kaitan Apel Siaga ”Setia Megawati, Setia NKRI, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Semarang juga menggelar Pelantikan Pengurus Departemen...

Mewujudkan Bawen Ramah Anak

UNGARAN–Banyaknya kasus kekerasan yang menimpa anak menginisiasi mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) untuk menjadikan Kecamatan Bawen ramah anak. “Pengertian layak anak ini memberikan lingkungan...

Bisnis Ritel Bersaing dengan Online

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Perkembangan belanja online mulai memberikan imbas pada bisnis ritel modern. Menghadapi persaingan ini, pusat perbelanjaan modern di Magelang memperbanyak event untuk...

Diduga Mabuk, Pemotor Tewas Tabrak Pohon

SEMARANG - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Tanjung, tepatnya di depan RM Tan Goe, Semarang Tengah. Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai dua orang...

Jokowi Genjot Pemberian Sertifikat Tanah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 705.194 sertifikat tanah untuk rakyat di 5 Provinsi di Indonesia secara serentak. Penyerahan sertifikat itu sendiri...

Gus Dur Tak Pernah Membenci Orang

Mantan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur telah wafat. Namun pemikirannya di berbagai bidang terus hidup untuk menginspirasi generasi muda di seluruh...