Tinggalkan Persibat, Daniel Roekito Terharu

91
Daniel Roekito (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang).
Daniel Roekito (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang).

BATANG–Pasca pertandingan melawan PSIS Semarang di babak 16 besar Liga 2 beberapa waktu lalu, otomatis menjadi pertandingan terakhir tim asuhan pelatih gaek Daniel Rukito (DR). Tinggalkan tim yang baru dibesutnya beberapa bulan terakhir, membuat pelatih asal Semarang ini sangat terharu.

“Saya ingin tim ini bisa memiliki mental yang kuat. Saya harus bekerja keras pada waktu itu, hanya untuk kalian agar menjadi pemain yang benar,” pesan Daniel Rukito sambil berkaca-kaca, Selasa (17/10) kemarin.

Daniel Roekito pelatih yang sudah sukses mengantarkan Persibat hingga 16 besar ini, beberapa kali meneteskan air matanya saat menceritakan ketika memperjuangkan Persibat Batang. Perlu diketahui, tim berjuluk Alas Roban ini adalah tim yang dibilang mempunyai persiapan yang sangat mepet hanya dua minggu, sebelum kompetisi digelar. Pada waktu itu masih dipegang oleh Lukas Tumbuan.

Saat memulai kompetisi, Persibat mengalami masa krisis, dimana tim ini menempati peringkat dasar klasemen. Di tengah kompetisi ditinggal pergi oleh pelatihnya saat itu, Lukas Tumbuan. Akhirnya manajemen membuat gebrakan dengan mengontrak Daniel Roekito yang akhirnya dapat mengantarkan Persibat lolos 16 besar dan bertahan di liga 2 Indonesia. Bahkan kini dapat menjadi tim yang diperhitungkan.

Terkait masa depannya di Persibat, pelatih yang gemar mekai topi ini menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen. “Untuk masalah tahun depan, nanti biar pengurus yang memutuskan. Butuh pembicaraan dengan pengurus tentang saya akan tetap disini atau tidak nantinya,” tandas Daniel.

Sementara itu, CEO Persibat Batang H Dhedy Irawan dan jajarannya termasuk Danang Aji Saputra, serta Ahmad Dahlan dan manajer Adhimas Bramanti, sebelumnya secara resmi sudah membubarkan Persibat Batang 2017 pada Minggu (15/10) kemarin. “Saya sangat berterima kasih atas perjuangan para pemain dan tim pelatih sehingga dapat bertahan di liga 2. Bahkan bisa masuk babak 16 besar,” ucap Adhimas Bramanti.

CEO PT Persibat Batang Indonesia Dhedy Irawan juga turut bangga terhadap tim Persibat. Dengan kerja keras dan perjuangannya, bisa bermain dan bertahan di Liga 2. “Saya pribadi dan atas nama PT Persibat merasa bangga dengan tim ini yang benar-benar berjuang sehingga dapat lolos 16 besar. Dari perjuangan yang berat ini, saya yakin tim ini akan menjadi tim yang kuat,” ujarnya.

Dhedy menambahkan ke depan pihaknya akan terus berusaha membawa tim ini menjadi lebih baik lagi. Termasuk pada kompetisi Liga 2 di tahun mendatang. “Harapan kami, Persibat bisa lebih baik prestasinya dibanding musim ini,” katanya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here