Ayah, Cabuli Anak dan Teman Anaknya

125
EKSPOSE : Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar aat menjelaskan kasus ayah kandung yang mencabuli anak kandungnya sendiri di Mapolres Pekalongan, kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
EKSPOSE : Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar aat menjelaskan kasus ayah kandung yang mencabuli anak kandungnya sendiri di Mapolres Pekalongan, kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN-Sungguh biadab kelakukan seorang ayah yang tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Adalah Sukar, 48, warga Dusun Gerbangkerep Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri RM, 16, dan teman anaknya LK, 18, saat di rumahnya sendiri.

Lebih mengenaskan lagi, keduanya dicabuli pada jam dan lokasi yang sama, yakni di rumah pelaku secara bergantian. Meski teman anaknya sempat berontak dan menolak, namun Sukar tetap memaksa dan mengancam jika menolak keinginannya tersebut.

Peristiwa pencabulan itu baru terungkap, saat salah satu korban yakni LK yang merupakan teman dekat anak Sukar, merasa trauma dan menceritakan pada Sriwati, 32, salah satu tetangganya.

Dari Sriwati itulah, akhirnya orang tua LK bersama dengan warga melaporkan kasus pencabulan tersebut ke Polres Pekalongan dan akhirnya ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim Polres Pekalongan dengan menahan Sukar.

Sriwati mengungkapan bahwa sejak kejadian pencabulan tersebut, LK selalu menghindar jika diajak ke rumah RM yang merupakan teman dekatnya. Bahkan untuk lewat di depan rumah RM atau rumah Sukar tersebut, LK selalu berteriak histeris dan ketakutan.

Menurutnya sikap dan tingkah laku LK yang berubah tersebut, memantik perhatian saudara dan tetangga LK. Setelah didesak dan ditanyai, LK akhirnya mau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata LK telah disetubuhi oleh Sukar, yang merupakan ayah kandung RM. “Karena trauma dan ketakutan, dan supaya tidak terjadi pada anak lain, akhirnya kami melaporkan kejadian ini ke Polres Pekalongan,” ungkap Sriwati.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar menjelaskan bahwa kejadiannya sebetulnya pada Maret 2017 lalu. Karena tidak kuat menahan beban atau perlakuan dicabuli, akhirnya kedua korban merasa tertekan, trauma dan merasa malu. Selanjutnya menceritakan peristiwa tersebut, kepada ke salah satu tetangganya dan dilanjutkan ke kantor polisi.

Menurutnya, setelah dimintai keterangan, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku sendiri melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban RM sebanyak 1 kali dan pencabulan pada LK juga 1 kali pada tempat dan waktu yang sama, yakni rumah pelaku saat keduanya tengah menonton televisi.

“Akibat perbuatannya tersebut, pelaku akan dijerat dengan pasal 81 ayat 1 dan 3 UU RI 17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelas AKP M Dahyar sambil memperlihatkan barang bukti berupa pakaian dan celana dalam korban. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here