33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Ratusan Santri Ikuti Diklat Jurnalistik Dan Fotografi

Rangkaian Hari Santri Nasional

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KAJEN – Sebanyak 178 santri se Kabupaten Pekalongan yang datang dari 37 Pondok Pesantren dan tergabung dalam Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Cabang Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Semarang dan Trans Media Group, Minggu (8/10) mengikuti pelatihan jurnalistik, fotografi dan pembuatan film dokumenter di Pondok Pesantren Al-Qutub, Wonopringgo, Pekalongan.

Adapun narasumber berasal dari jurnalis Jawa Pos Radar Semarang, Taufik Hidayat untuk materi jurnalistik dan fotografi. Sedangkan materi pembuatan film dokumenter dan jurnalistik televisi disampaikan jurnalis Transmedia Group, Robby Bernardi.

Usai mengikuti pelatihan jurnalistik tersebut, para santri langsung mengikuti lomba foto dan pembuatan film dokumenter yang diselenggarakan RMI Cabang Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Semarang dengan memperebutkan Piala Bupati Pekalongan dan uang pembinaan jutaan rupiah. Hadiah akan diberikan pada Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober yang rencananya akan dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Pelatihan jurnalistik ini adalah rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh RMI Cabang Kabupaten Pekalongan. Pelatihan jurnalistik dibuka langsung Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslih Khudori, M.Si.Muslih Khudori, M.Si. mengungkapkan ilmu jurnalistik atau ilmu tulis menulis, sangat penting untuk dikuasai oleh para santri di era teknologi yang maju ini. Sebab jika santri menguasai ilmu jurnalistik, dia akan bisa menulis dengan baik.

Menurutnya jika santri bisa menulis dengan baik, dengan dasar ilmu pengetahuan jurnalistik, maka akan menulis yang baik, bukan menulis yang hoax. Karena dalam jurnalistik dikenal dengan 5 W dan satu H nya, yang menulis berdasarkan informasi yang baik dan bersikap yang benar.

“Santri harus dapat menulis dengan baik dan benar, bukan hanya pandai membaca kitab tanpa bisa menulis. Untuk itu pelatihan jurnalistik, fotografi dan pembuatan film dokumenter ini sangat penting,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qutub, Wonopringgo, Pekalongan, Dr. K.H. Sabilal Rosyad, M.Si, mengatakan kegiatan pelatihan jurnalistik, fotografi dan pembuatan film dokumenter akan diagendakan secara rutin setiap tahunnya, dengan tema dan materi yang berbeda.

Untuk itu perlu adanya tindaklanjut dari pelatihan jurnalistik yang telah dilakukan antara RMI Cabang Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Semarang. Sehingga ada kegiatan jurnalistik di lingkungan Pondok Pesantren yang berkesinambungan, yang bermanfaat bagi para santri.

“Tindak lanjut dari pelatihan jurnalistik ini, dengan terbentuknya Komunitas Jurnalistik dengan nama Komunitas Jurnalistik Santri Mandiri, kami harap ada kegiatan yang nyata dan bermanfaat yang baik bagi para santri di Kabupaten Pekalongan,” katanya. (thd/adv/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...