33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Pawai PBP Meriah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan kembali menggelar pawai batik dalam rangka Pekan Batik Nusantara Pekalongan 2017. Ribuan warga memeriahkan acara yang digelar rutin tiap tahun ini. Walaupun panas terik tidak menghilangkan antusias warga untuk menonton. Mereka memadati jalan-jalan yang menjadi rute arak-arakan, yaitu Jalan Hayam Wuruk- Pemuda,-Diponegoro dan berakhir di Kawasan Budaya Jetayu, Kota Pekalongan, Sabtu (7/10).

Acara pawai kostum batik ini menjadi salah satu rangkaian acara Pekan Batik Pekalongan 2017 yang digelar sejak 4-8 Oktober 2017.  Pawai Batik seperti tahun sebelumnya dimulai dari alun-alun Kota Pekalongan hingga ke Lapangan Jetayu. Acara ini diramaikan dengan pawai kirab budaya batik khas Pekalongan, marching band, dan kesenian khas Pekalongan.

Pawai diikuti pelajar, komunitas, dan pemerintah dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional serta sebagai wujud pelestarian warisan budaya dunia. Peserta dari pelajar, umum hingga pengusaha batik menampilkan kreasi kostum batik semeriah dan menarik mungkin.

Arak-arakan diawali dnegan kirab bendera merah putih. Ada juga rombongan Reog Ponorogo asal Pekalongan. Juga ada pawai Duta Wisata Kota Pekalongan. Kemudian disusul marching band dari berbagai sekolah di Kota Pekalongan dan sekitarnya.

Setelah itu, barulah ratusan peserta dan segala usia dan tingkatan memperagakan pakaian batik rancangannya yang unik dan menarik. Mulai dari tingkat SMP, SMA dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sebelumnya Plt Wali Kota Pekalongan H Saelany Machfudz menjelaskan, acara tersebut untuk mendekatkan warga Pekalongan dengan batik. “Harapannya dengan rutin digelarnya pawai batik ini, kecintaan masyarakat Pekalongan terhadap batik semakin meningkat, dan tentunya tahun depan akan lebih meriah. Panitia juga menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi pemenang kostum terbaik,” jelasnya. (han/adv/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bagikan Kaos Yaris, Titik Disanksi

SALATIGA-Terpidana kasus korupsi pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) Salatiga Titik Kirnaningsih mendapatkan sanksi teguran. Istri calon wali kota Yuliyanto ini ketahuan membaguikan kaos bertuliskan...

Penumpang Argo Sindoro Naik 6 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Jumlah pengguna moda transportasi kereta api (KA) Semarang-Jakarta dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Salah satunya KA Argo Sindoro jurusan Semarang-Jakarta ataupun...

SBY Kangen Kupat Tahu

MAGELANG—Ada yang istimewa dengan kupat tahu di Warung Tahu Pojok Magelang. Makanan ini menjadi menu favorit Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY. Senin...

Sulap Kijang Lawas Jadi Fun Off Road

Dibandingkan dengan mobil saat ini, mobil keluaran tahun 1990an memang terlihat kuno. Namun di tangan Mokhamad Sukarno, mobil Kijang Super disulap jadi lebih kece...

Ratusan Kaum Difabel Pungut Sampah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Apa yang dilakukan ratusan penyandang disabilitas dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Semarang, ini patut diacungi jempol dan menjadi inspirasi. Dalam...

Kenaikan Harga Masih Wajar

SEMARANG – Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Jateng rutin menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar modern...