33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Mahesa Jenar Tunda Pesta

PSIS Kalah 3-1 atas PSMS

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MEDAN –  PSIS sebenarnya hanya butuh tambahan satu poin untuk mengantongi tiket ke babak 8 Besar Liga 2 2017 dari Grup B. Namun dalam laga tandang di markas PSMS Medan, tim asuhan coach Subangkit harus menerima kekalahan 3-1 dari PSMS Medan, Sabtu (7/10) kemarin. Kekalahan tersebut sekakigus menjadi kekalahan prtama PSIS di babak 16 besar ini.

Bermain sebagai tamu, Haudi Abdillah dkk sedikit kesulitan membendung hasrat tim tuan rumah memburu poin di kandang sendiri.  Dalam lawatan ke kandang PSMS Medan ini, babak pertama tim berjuluk Mahesa Jenar berhasil unggul atas tuan rumah. Bermula dari tendangan bebas, Taufik Hidayat berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-36. Kedudukan ini berhasil dipertahankan hingga turun minum.

Sayang, PSMS Medan mampu membalik kedudukan di paruh kedua. Skuat Ayam Kinantan mengamuk di babak kedua dengan menggelontor tiga gol ke gawang Aji Bayu Putra. Ketiganya diukir oleh Elthon Maran pada menit ke-48. Disusul gol ciptaan Suhandi di medit ke-51 dan Frets Listanto Butuan menutup kemenangan dengan gol di menit ke-69.

General manajer PSIS Semarang, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan para pemain kurang konsentrasi di babak kedua. Banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya absennya Rio Saputro, Safrudin Tahar, Muhammad Yunus, dan Harry Nur Yulianto.

”Di babak pertama sudah bagus, sudah unggul. Tapi babak kedua buyar konsentrasinya. Karena memang pemain PSMS juga menekan terus,” ujar Liluk saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang.

Liluk menambahkan, dalam pertandingan terakhir melawan Persibat nanti, PSIS harus menang untuk bisa menuju babak 8 besar.

Dari hasil pertandingan ini, PSIS masih memimpin dengan 10 poin. Diikuti PSMS Medan dengan 7 poin, Persibat 7 poin dan Persita 5 poin. (cr4/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sragen United Boyongan ke Kudus

SEMARANG -  Tim Sragen United harus kembali pindah  kandang saat melakoni laga terakhir babak penyisihan Grup 4 menjamu PPSM Magelang 11 September mendatang. Tim...

UU ITE Tak Bisa Jadi Dasar E-Tilang

SEMARANG- Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagai dasar hukum program E-Tilang CCTV, dinilai tidak tepat oleh Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Semarang,...

Pesawat di Langit Warna Kuning di MCC

Oleh: Dahlan Iskan Saya mencermati satu layar ke layar lain. Yang banyak ditempelkan di dinding. Di salah satu layar terlihat satu kotak kecil: warna kuning....

Rendah, Konsumsi Ikan di Jateng

SEMARANG – Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Jateng tergolong masih sangat rendah. Pada 2016 lalu, hanya sebesar 26,28 kg per kapita per tahun. Masih...

Pedagang Barito Pecah

SEMARANG- Selain pedagang Barito Blok A-H yang menyatakan menolak relokasi, sebagian pedagang Barito mulai Jembatan Kartini (Citarum) hingga Kaligawe juga belum sepakat dengan rencana...

Ubah Karakter Waria dengan Bela Negara

SEMARANG – Dinas Sosial (Dinsos) Pemprov Jateng terus melakukan berbagai upaya untuk menggandeng para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti waria. Salah satunya dengan...