33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Kenalkan Gula Aren ke Turis Mancanegara

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

TEMANGGUNG–Warga Kedopokan, Tlogopucang, Kandangan Temanggung, Sabtu (7/10) lalu menggelar acara Aren’s Day di kampung setempat. Acara yang digelar selama 2 hari ini juga untuk mendeklarasikan Kampung Aren. Berbagai macam makanan tradisional khas Kedopokan dan produk lokal Temanggung dijual di pasar kaget.

Ketua Panitia Aren’ Day, Miftahul Aziz menuturkan, potensi alam yang dimiliki Temanggung bukan hanya tembakau dan kopi saja, namun ada juga aren. Bahkan kata dia, suplai terbesar gula aren di Temanggung dari Kedopokan. “Spirit dari kegiatan ini adalah untuk menjaga dan mengenalkan kearifan lokal, segala macam potensi yang dimiliki warga (khususnya aren) kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Aziz melanjutkan, nilai jual gula aren saat ini rendah. Gula aren kualitas terbaik hanya dihargai Rp 16 ribu per kilogram. Padahal untuk membuatnya butuh waktu 4-5 jam. Tenaga yang digunakan untuk memproduksi gula aren juga banyak. “Saya berharap, dari event ini muncul inovasi produk aren yang bisa menaikkan nilai jual. Inovasi produk yang sudah ada adalah gula semut, dengan nilai jual Rp 40 ribu,” kata Aziz.

Untuk mengenalkan gula aren dan aneka produk aren ke luar Kedopokan, pihaknya telah mengundang wisatawan mancanegara. Wisatawan yang pernah hadir di antaranya dari Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Latvia, Inggris, Rusia, Jepang, Tiongkok dan Hungaria. “Kita ingin, produk kita (aren, red) bisa go nasional dan internasional,” harapnya.

Kadus Kedopokan Imbuh Khalwani menjelaskan, warga Kedopokan saat ini berjumlah 300 keluarga. Dari jumlah itu, 275 keluarga memroduksi gula aren. “Per keluarga rata-rata memroduksi 2 kilogram tiap harinya, dengan nilai jual rata-rata 16 ribu per kilogram,” bebernya.

Anggota DPD RI perwakilan Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi mengapresiasi gerakan yang dilakukan warga Kedopokan yang menggerakkan anak-anak muda. Menurutnya, supaya nilai jual produk aren bagus, sebanding dengan jerih payah yang dilakukan para petani, perlu adanya koperasi untuk melakukan penjualan.

“BUMDesa bisa dioptimalkan. Saya berharap, petani yang ada di sini, selain bisa memproduksi aren atau produk lainnya, sekaligus bisa menjual. Karena, jika hanya tergantung dengan tengkulak, hasil kurang menjanjikan,” ungkap perempuan yang pernah mendapat anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang sebagai senator penggerak potensi lokal ini. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...