33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Belum Ada Penetapan Tersangka

Terkait Temuan Gudang dan Obat Kuat Tanpa Ijin

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Gudang tanpa ijin penyimpan obat dan penjualan obat kuat tanpa ijin edar di Kota Semarang, berhasil diungkap petugas gabungan, Rabu (4/10) lalu. Pada penanganan kasus ini, dua orang yang telah diperiksa belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Belum ada (penetapan tersangka). Masih memeriksa saksi-saksi,” ungkap Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang, AKBP Sidik Hanafi, saat dikonfirmasi kemarin.

Hanafi menjelaskan, gudang yang digerebeg petugas gabungan tersebut tanpa dilengkapi ijin. Sedangkan obat yang ada didalam gudang legal. Menurutnya, pada kasus ini pemilik gudang tidak bisa dikenakan sanksi pidana.

“Gudang itu tidak ada ijinnya menyalahi aturan, kalau barangnya legal. Sehingga kalau di undang-undang ancamanya hanya denda Rp 100 juta. Tidak ada sanksi pidananya,” bebernya.

Diakuinya, secara langsung kasus temuan gudang tanpa ijin di Jalan Medoho Raya, Sambirejo, Gayamsari tersebut ditangani Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Pihaknya hanya menangani temuan kasus obat kuat tanpa ijin edar. “Kalau pemilik gudang, langsung ditangani Balai POM. Kita hanya menangani peredaran obat kuat tanpa ijin edar,” tegasnya.

Terpisah, Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Semarang Zeta Rina Pujiastuti juga mengakui saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik gudang tersebut. Sampai sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Belum. Kan habis diperiksa harus diperiksa dulu. Nanti secepatnya Senin (9/10), penyidik malaporin ke pimpinan, nanti keputusan gimana gitu. Ini masih dalam pemeriksaan,” tegasnya.

Pada penanganan kasus ini harus dilakukan secara teliti dan cermat untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini. “Pasti kita dalami lagi. Akan diserahkan kemana saja, kita dalami juga,” bebernya.

Menanggapi terkait nama atau pemilik gudang yang sudah diperiksa tersebut, Rina masih enggan menerangkan secara detail. Pihaknya hanya menjelaskan masih akan menggali lebih dalam apakah pemilik gudang tersebut satu perusahaan dengan apotik yang ada didepanya tersebut.
“Dokumen yang ditemukan itu kan masih ada kaitanya dengan apotik yang ada didepanya dan penanggungjawab ada di gudang itu sendiri. Ini yang kita gali, apakah itu satu pemilik apa bukan, yang pasti itu ada kaitanya dengan dokumen itu,” jelasnya.

Diketahui, sebuah gudang tanpa ijin yang digunakan penyimpanan obat di belakang Apotek Sido Asih Jalan Medoho Raya, Sambirejo, Gayamsari digerebeg petugas gabungan, Rabu (4/10) pukul 11.00 siang.

Petugas gabungan yang mengungkap kasus ini adalah dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Semarang, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang termasuk Ikatan Apoteker Indonesia. (mha/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jadi Istri Gubernur, Ada Nggak Enaknya

RADARSEMARANG.COM - Bagi sebagian kaum hawa, menjadi istri seorang pemimpin daerah bisa jadi sebuah mimpi. Akan ada banyak predikat yang otomatis disandang. Termasuk previlage atau hak...

Kecelakaan Karambol, 5 Tewas

UNGARAN–Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (Jalan Semarang – Solo), tepatnya di depan Pabrik Apac Inti Corpora, Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (29/8) sekitar pukul...

Korupsi Rendah, Layanan Publik Baik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Forum Perguruan Tinggi diharapkan bisa mencetak kader di semua aspek. Dengan begitu, kader tersebut bisa masuk di jajaran aparatur pemerintah yang melayani dan...

Pengundian Nomor Urut Cakades di 54 Desa

DEMAK- Tahapan pengundian nomor urut calon kepala desa (cakades) di 54 desa di wilayah Demak kemarin berlangsung semarak.  Berbagai atribut baliho dan gambar para...

Dua Perusahaan di Kawasan Industri Candi Berseteru

SEMARANG –Setelah sebelumnya dilakukan sidak oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dua perusahaan yang ada di Kawasan Industri Candi (KIC), Ngaliyan, Semarang tampaknya saling...

Mobil Pengangkut Elpiji Raib Digondol Maling

KEBUMEN – Petugas Polsek Puring dan Satreskrim Polres Kebumen berhasil menangkap pelaku pencurian mobil bak terbuka yang mengangkut 62 tabung gas elpiji. Pelaku berinisial...