15.6 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Tangani TB Butuh Perda

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

BATANG –  Sejumlah pihak mendesak Pemkab Batang membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait Tuberculosis (TB). Sebab risiko TB selama ini tidak banyak diketahui masyarakat. Butuh penanganan khusus untuk mencegah dan menekan kasus penyakit tersebut. Salah satunya melalui Perda.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, butuh kajian mendalam untuk membuat Perda TB. Pertama tentu perlu adanya sosialisasi tentang perda, kemudian ada pembanding kenapa butuh perda, hal tersebut penting karena perda tersebut implikasinya banyak hal.  “Karena hal ini merupakan persoalan masa depan masyarakat Batang,” ucap Wihaji.

Desakan terkait Perda TB, sebelumnya mengemuka dalam diskusi yang digelar oleh Pengurus wilayah Aisyiah Jawa Tengah dan Bupati Batang Wihaji, Jumat (6/10).

Menurut bupati, masih banyak masyarakat yang belum tahu TB. Pihaknya meminta TB care Aisyiah untuk menggelar sosialisasi tentang penyakit TB. Bisa juga kerjasama dengan TP PKK Kabupaten Batang. “Dan bisa diikutkan dalam momentum tertentu bersama kita bisa dalam bentuk pengajian maupun lainnya,” ujar Wihaji.

Sementara itu, Kepala SR Community TB-HIV Care Aisyiah Jawa Tengah Siti Taqiyah mengatakan, butuh sebuah kebijakan dan percepatan program penanggulan TB dan HIV Aids di Kabupaten Batang.

“Kami memang meminta khusus kepada Bupati Batang agar segera menerbitkan perda yang berkaitan dengan TB HIV Aids. Ini juga merupakan program Nasional jadi program yang didukung oleh semua elemen masyarakat baik pemerintah maupun swasta,” terangnya.

Siti Taqiyah menambahkan, selama ini Aisyiah memang mendapatkan program penanganan TB-HIV dari pemerintah pusat, dengan pendanaan dari global fund. Bahkan program ini sudah berjalan sejak 2009. Akan tetapi mulai disosialisasikan untuk Kabupaten Batang baru berjalan tahun 2016. (han/zal)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...