33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Mobil Dewan Dihibahkan KPU

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

SEMARANG – Seluruh anggota DPRD Jateng telah sepakat mengembalikan mobil dinas untuk diganti tunjangan transportasi sebesar Rp 12 juta per bulan. Nantinya, mobil dinas itu akan dilimpahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng yang saat ini sedang membutuhkan mobil.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menjelaskan, seluruh mobil dewan tidak akan dilelang. Sebab, banyak OPD di lingkup pemprov yang masih kekurangan mobil. “Kami butuh banyak mobil. Untuk KPU saja kami tidak bisa bantu. Kalau mobil dinas dari dewan itu untuk KPU kan bisa,” ucapnya, Jumat (6/10).

Selain KPU, lanjut Ganjar, staf gubernur pun juga butuh mobil. Memang saat ini sudah ada mobil dinas untuk operasional. Tapi kondisinya kurang layak. “Staf saya kalau pas dinas jarak jauh, kasihan. cc mobilnya cuma 1.000, kan kasihan, seharusnya lebih besar,” imbuhnya.

Disinggung mengenai Peraturan Gubernur sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Ganjar mengaku masih menunggu pembasahan. Dijelaskan, hasil appraisal mengenai tambahan tunjangan dewan yang digarap Setwan, sudah diberikan, beberapa waktu lalu.

“Hasil appraisal sudah diberikan ke kami. Nanti saya bikin Pergub. Kalau sudah beres semua nantikan Pergub bisa keluar. Toh kami sudah mencadangkan dana Rp 18 miliar di APBD perubahan ini untuk kenaikan tunjangan dewan,” terangnya.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi menjelaskan, memang masih ada mobil anggota dewan yang belum dikembalikan. Tapi dia yakin, sebelum akhir bulan ini, semua jajarannya sudah mengembalikan mobil dinas. “Kalau tidak mengembalikan, konsekuensinya ya tidak mendapat tunjangan transportasi. Sesuai appraisal kemarin tunjangan transportasinya Rp 12 juta,” terangnya.

Dia pun setuju dengan usulan gubernur mengenai lungsuran mobil dinas dewan. Sebab, dia juga merasakan jika banyak OPD di lingkup Pemprov Jateng sedang kekurangan armada. “Mobilnya sudah banyak yang tua dan tidak layak. Artinya, jangan sampai ke depan jangan ada alasan operasional karena tidak ada kendaraan,” tegasnya.

Sekretaris DPRD Jateng, Indra Surya mengatakan diperkirakan mulai Oktober, para anggota dan pimpinan DPRD Jateng sudah berhak menerima tambahan pendapatan per bulan. “Kalau Pergub sudah jadi, maka hak-hak anggota dewan langsung dibayarkan. Jadi nanti dirapel mulai sejak disahkannya Perda sampai dikeluarkannya Pergub, kan Perda disahkan Agustus lalu,” kata Indra. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Belajar Bahasa Inggris seperti Artis

BELAJAR Bahasa Inggris merupakan momok bagi peserta didik. Pada saat ini bahasa Inggris sudah diperkenalkan sejak dini, terutama di lembaga-lembaga pendidikan swasta atau International...

Ucapan Pernikahan Kahiyang-Bobby

KENDAL—Euforia pernikahan Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Afif Nasution juga terjadi di Kendal. Sejumlah Siswa dan Santri memberikan ucapan selamat dengan...

Bersiap Hadapi Era Industri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berdasarkan studi dari McKinsey tahun 2016 menyebutkan, lima tahun ke depan sebesar 52,6 juta jenis pekerjaan akan digantikan oleh mesin. Hal tersebut...

Libatkan Warga dalam Pembangunan

TUNTANG – Desa Karangtengah, Kecamatan Tuntang, selalu menggandeng warga dalam pembangunan desa. Mulai dari perencanaan hingga akhir, masyarakat selalu dilibatkan untuk mengambil keputusan bersama....

Kopi Arabica Unggul pada Rasa

MAGELANG – Minum kopi sudah menjadi salah satu gaya hidup masyarakat Indonesia. Mulai dari pedesaan hingga masyarakat urban, ngopi seolah menjadi tradisi teman santai,...

Mengisi Masa Tua dengan Ibadah

Di usianya yang tak lagi muda, Djoko mengisi waktu luangnya untuk memperbanyak beribadah dan mengikuti pengajian. Menurutnya, di kehidupannya yang telah mapan ini ia...