31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Lestarikan Khoul Ulama Pejuang

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

BATANG – Ratusan masyarakat hadiri pengajian dalam rangka Khoul Mbah Tunggul dan Mbah Penompoboyo yang ke-2. Pemerintah Batang, mengharapkan agar terus melestarikan khoul (peringatan kelahiran) seperti ini. Terutama kepada ulama pejuang.

“Kita harus nguri – nguri Khoul, karena ini bentuk kita mengharagai jasa – jasa pahlawan. Seperti Mbah Tunggal dan Mbah Penempoboyo yang telah berjuang mensyiarkan agama Islam di Batang,” kata Wakil Bupati Batang Suyono saat kegiatan berlangsung di makam Desa Keborangan Kecamatan Subah, Kamis (5/10).

Ditambahkan Wakil Bupati Batang Suyono, dirinya juga meminta seluruh masyarakat Kabupaten Batang untuk menghagai dan menghormati jasa para pejuang yang telah gugur. Salah satunya almarhum Mbah Tunggul dan Mbah Penompoboyo, yang juga merupakan pejuang di jalan Allah.

Menurut dia, dengan mengetahui sejarah khoul yang terus dilaksanakan setiap tahunnya, maka kita dapat mengenang dan mengetahui kebaikan jasa para tokoh – tokoh agama dan pejuang.

“Dengan melestarikan khoul, semoga anak cucu kita tahu bahwa di desa kita ini ada makam yang bersejarah,”ucapnya.

Selanjutnya, Suyono juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan nilai – nilai budaya sebagai kearifanlokal  yang telah ada  di tengah masyarakat.karena budaya gotong royong dan budaya kerja bhakti sudah mulai punah belakangan ini.

“Generasi muda sekarang lebih cenderung individu, karena efek negatif dari teknologi Informasi yang lebih suka dengan bermain Internet, media sosial lainya yang dapat merusak otak dan prilaku masyarakat. Gunakanlah Teknologi dan media sosial dengan bijak dan bermanfaat,” tegasnya.

Wakil Bupati juga meminta seluruh masyarakat Kabupaten Batang untuk bersama- sama membangun Batang ke arah yang lebih baik lagi. Karena tidaklah mampu Bupati dan Wakil Bupati membangun Batang yang luas dan komplek permasalahanya tanpa ada kerjasama.

“Kami menginginkan bantuan kerjasamanya dari semua pihak, bantuan masyarakat, kades camat dan semuanya  dapat membantu pemerintah daerah untuk kemajuan Batang,” inta Suyono. (han/zal)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...