33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Anggaran 2018 Difokuskan untuk RPJMD

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN – Rasionalisasi atau pemangkasan anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran 2018 difokuskan untuk kegiatan Rencana Pembangunan Jangkan Menengah Daerah (RPJMD).

Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengatakan pihaknya dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Semarang memiliki banyak prioritas program kegiatan.“KUA-PPAS sudah seimbang, antara pendapatan dengan belanja tidak ada defisit maupun surplus sehingga nol,” ujar Sekda yang akrab di sapa Soni tersebut, Jumat (6/10).

Dijelaskan lebih lanjut meski terdapat rasionalisasi anggaran hal itu dikarenakan banyak prioritas yang menjadi keinginan bersama. Terutama dari anggota Banggar DPRD agar difokuskan pada prioritas program kegiatan yang sudah direncanakan dalam RPJMD. “Rasionalisasi anggaran yang memang dipandang belum prioritas,” ujar Soni.

Dijelaskan Soni, dalam hal ini Banggar DPRD Kabupaten Semarang menginginkan satu program untuk lebih fokus dan segera dikerjakan. Seperti halnya prioritas pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten.

Dimana dalam rencana pembangunan infrastruktur tersebut sudah dialokasikan anggaran yang cukup. Contoh lain yaitu fokus untuk pembangunan pasar Suruh. Dimana dalam pembangunan pasar Suruh tersebut sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar.

Juga pembangunan RSUD Ungaran dimana sudah dianggarkan lagi tahun 2018 sebesar Rp 55 miliar. Dikarenakan alokasi anggaran untuk RSUD Ungaran yaitu sebesar Rp 50 miliar di 2017 masih kurang mengingat realisasinya hanya Rp 45 miliar.

Terkait dengan pembangunan RSUD Ungaran, apabila sesuai DED kebutuhnya Rp 100 miliar, sehingga kekurangannya dicukupi. Sementara itu, terkait dengan pemangkasan anggaran perbaikan RLTH (Rumah Tak Layak Huni), Soni menjelaskan anggaran yang dipangkas untuk wilayah kelurahan.

Karena saat pembahasan data by name by addres calon penerima bantuan belum ada. “Jumlah RTLH di kota tidak banyak, kalau toh ada satu dua rumah bisa teratasi dari kepedulian warga sekitar melalui gotong royong. Perbaikan RTLH lebih difokuskan di wilayah pedesaan,”  katanya.

Untuk pemangkasan anggaran bantuan siswa miskin SD sebesar Rp 6,372 miliar dan Rp 3.067.500.000 untuk siswa miskin SMP di Disdikbudpora dikarenakan kesulitan by name by address calon penerima bantuan.

Dikhawatirkan bantuan tidak tepat sasaran. “Itu kemarin dikoreski oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), kalau tidak ada datanya dianggap tidak jelas calon penerimanya. Secara teknis ada kesulitan, sampai pembahasan data penerima bantuan belum tersedia,” katanya.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Semarang dengan TAPD disepakati alokasi anggaran belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipangkas atau dirasionalisasi. Total anggaran  yang dipangkas dalam KUA-PPAS Tahun Anggaran 2018 tersebut mencapai Rp 26,512 miliar. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PLN Ditarget Sumbang PAD Rp 48 Miliar

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - DPRD Demak mengharapkan PLN bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 48 miliar tahun ini. Target ini meningkat dari 2017 lalu...

Hendi: Tentukan Arah Keberanian Kita

SEMARANG- Ribuan mahasiswa baru Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mengikuti pembekalan dalam bentuk talkshow bertemakan “Mewujudkan Mahasiswa Udinus yang cerdas, berkarakter dan berintegrasi dalam rangka...

Konsumsi Pangan Nonberas Perkuat Ketahanan Pangan

UNGARAN–Bupati Semarang Mundjirin mengimbau warga untuk melakukan penganekaragaman bahan pangan nonberas guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal itu dikatakan Mundjirin saat acara peringatan Hari...

Kunjungan Pocari Sweat

BRANDCOMM Pocari Sweat Semarang, Dira Putri Januarti, saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55, kemarin (17/3). Dira diterima Pemimpin Redaksi...

Layanan Informasi Publik Merosot

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Pelayanan Informasi Publik Pemkab Wonosobo selama dua tahun terakhir terus memburuk. Padahal sebelumnya tercatat baik, bahkan mendapat predikat hijau alias informatif...

Izin Bermasalah, Satpol Segel Lahan Bengkel

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Satpol PP Kabupaten Semarang akhirnya menyegel lahan milik PT Mandalatama Armada Motor yang berada di RT 05/02 Kelurahan Bandarjo Kecamatan Ungaran...