10 C
Semarang
Jumat, 20 November 2020

Nguri-Uri Bahasa Jawa di Kalangan Pelajar

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

SEMARANG – Menguri-uri budaya Jawa, khususnya dalam penggunaan bahasa Jawa, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menggelar lomba bercerita dengan bahasa Jawa, di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kamis (5/10).

Lombaa diikuti 46 peserta dari SMP dan sederajatnya yang ada di Kota Semarang. Materi cerita diantaranya Timun Emas, Bawang Merah Bawang Putih, dan legenda Rawa Pening.

Kasi Sejarah dan Cagar Budaya Disbudpar Kota Semarang, Siky Handini Wedariwati, menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai pelestarian budaya dalam hal ini budaya berbahasa Jawa. Pihaknya prihatin karena banyak generasi muda yang saat ini enggan menggunakan bahasa Jawa dalam keseharian mereka.

“Anak zaman sekarang kan dalam berbahasa cenderung menggunakan bahasa yang kekinian, sudah mulai luntur yang menggunakan bahsa Jawa,” ujarnya.

Nantinya, pemenang akan diberdayakan dan ditampilkan dalam gelaran kegiatan budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang. Sehingga tidak sebatas untuk perlombaan saja, tapi bisa menjadi contoh pada generasi muda untuk mencintai bahasa Jawa.

Salah seorag peserta, Adelia Ayu Salsabila mengaku senang bisa mengikuti ajang tersebut. Bahkan, ia melakukan persiapan lomba seminggu sebelumnya. Karena pada awalnya ia tidak tahu jika tema atau materi bahan cerita ditentukan.

“Sebelumnya sudah latihan, tapi ternyata ditentuin dan tahunya baru seminggu yang lalu. Kompetitif banget, peserta yang lain bagus-bagus,” ujarnya siswi SMP N 7 Semarang itu. (tsa/zal)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...