33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Minim Dana, Penegakan Perda Mandul

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MEDAN-Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Batang dalam lawatannya ke Provinsi Sumatra Utara, Kamis (5/10) kemarin, studi banding dengan Satpol PP Kota Medan. Menyadari mandulnya penegakan Peraturan Daerah (Perda) lantaran minim dana di Batang.

“Wilayah Batang sangat luas, banyak prostitusi liar. Banyak lokasi yang harus dibereskan. Namun karena minim dana, jarang dilakukan operasi,” kata salah satu anggota Komisi A DPRD Batang, Fatkhurrohman.

Karena itulah, pihaknya sengaja belajar tentang penegakan Perda di Medan sebagai kota metropolis. Walaupun saat ini Batang, masih kota kecil dan permasalahan selama ini masih belum besar. “Di Batang saat masih kota kecil sehingga masih bisa ditangani Satpol PP dan Hansip. Barangkali ke depan, Batang akan menjadi kota besar dengan adanya jalur tol dan PLTU Batang, sehingga harus belajar dari sekarang,” ucapnya lagi.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rahmat Adi Syahputra, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Medan sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penegakan Perda di DPRD Medan. “Nantinya, di Medan akan banyak peraturan baru dalam penegakan Perda. Rencananya akan dibentuk Polisi Pariwisata, menyusul akan adanya event besar sebagai tuan rumah MTQ Nasional di Sumatra Utara (Sumut),” jelasnya.

Dalam Raperda tersebut, jelasnya, berupaya mengubah mindset Satpol PP agar lebih humanis sebagai pelayan publik. Selama ini, anggarannya Rp 5,5 miliar per tahun, namun masih sangat kurang. “Anggarannya memang besar, namun dengan kinerja anggota kami, sebesar itu sangat kurang maksimal. Karena mereka harus bekerja 24 jam,” jelasnya.

Selain itu, imbuhnya, semua penegakan Perda diserahkan kepada Satpol PP yang saat ini memiliki 159 anggota dengan PNS 92 orang dan outsourcing 67 orang. Pengangkatan anggota oursourching, cukup dengan SK Kepala Satpol PP, namun atas seizin wali kota. Rekrutmen juga disesuaikan dengan kebutuhan anggota, termasuk mana yang jadi pimpinan atau tugas lain. “Didukung penghasilan yang layak, saat ini anggota Satpol PP sudah bergaji minimal Rp 2,3 juta, ditambah honor tambahan dan didaftarkan BPJS Kesehatan,” tandasnya.

Dijelaskan lagi, dalam penegakan Perda juga didukung oleh pembentukan Satlinmas, yang menjadi ex officio kelurahan setempat. Salah satu contoh komitmen seperti reklame, jika pimpinan wilayah tidak tahu ada reklame liar, maka pemimpin setempat atau lurah akan dinonjobkan. “Wali kota kami tegas, sampai masalah reklame pimpinan wilayah teledor, bisa dinonjobkan,” ucapnya.

Selain itu, Kota Medan jarang ada Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT), lantaran Dinas Sosial rutin melakukan operasi gabungan dengan Satpol PP dan Polisi, terutama saat waktu malam. “PGOT yang kami tangkap, akan ditempatkan di salah satu panti penampungan di Karo. Rata-rata banyak yang kapok, sehingga tidak pernah keluar. Serta harus membuat pernyataan, jika kedapatan lagi akan dilimpahkan ke pengadilan,” jelasnya.

Walaupun diakui saat siang hari sebenarnya masih ada, namun sedikit. Selain itu, operasi siang hari jarang dilakukan. “Pernah ada pengemis yang akting kaki putus, kemudian disuruh ngesot hingga berkilo meter sehingga kapok,” ucapnya. (han/adv/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Anggaran Polres Dipangkas

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Anggaran kegiatan di Polres Magelang mengalami pengurangan dibandingkan tahun 2017 lalu. Meski demikian, kepolisian menyatakan siap melakukan kerja ekstra sebagai penjaga...

Yoki Pimpin Karang Taruna Temanggung

TEMANGGUNG—Pengurus Karang Taruna (KT) Kecamatan Kaloran, Yoki Mistoyo Syamsuddin, terpilih secara aklami dalam temu karya KT Kabupaten Temanggung 2017, Selasa (26/9) lalu, di Gedung...

Prajurit Armed Unduh Mobile JKN

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang intensif mengenalkan layanan berbasis digital menggunakan aplikasi mobile JKN. Kemarin, giliran prajurit Batalyon Armed...

Ulama Pesantren Kumpul di IAIN

SALATIGA - Fakultas Ushuluddin Adab dan Humniora Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menggelar pertemuan ulama pesantren wilayah Kota Slatiga dan Kabupaten Semarang. Pertemuan...

Pemkot Luncurkan Motor Ambulan Hebat Gratis

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemkot Semarang memperkenalkan inovasi baru dalam memberikan layanan kesehatan bagi warganya, yaitu Motor Ambulan Hebat, Rabu (18/7). Motor Ambulan Hebat merupakan diversifikasi...

Pelan Ditunggu, Nggak Kuat Didorong, yang Penting Senang

Kegiatan bersepeda makin diminati berbagai kalangan. Kegiatan menggowes ini pun makin asik dengan disisipi agenda kulineran sekaligus jalan-jalan ke berbagai lokasi wisata. Seperti apa? NURUL...