33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Terus Kembangkan Inovasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL – SDN 3 Kertosari tak mau kalah dengan sekolah inti di Kecamatan Singorojo. Pasalnya sekolah ini menerapkan sistem pembelajaran inovatif. Buktinya sekolah ini masuk tiga besar dalam rangking nilai akademik  di UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Singorojo.

Bagi, Kepala SDN 3 Kertosari, Sudjari mempunyai pengajar  yang sebagian besar  masih berstatus  wiyata bakti  tidak menyurutkan sekolah untuk terus berinovasi dalam pendidikan. Menurutnya, misi para pendidik-pendidiknya  terjun di dunia pendidikan tidaklah berorientasi  pada materi semata namun lebih kepada  suatu pengabdian sebagai seorang guru. “Disini ada yang  mulai dari  2004 sampai sekarang  masih wiyata,” ungkapnya.

Kendati demikian, diakuinya semangat dan totalitas yang diberikan para pendidik yang masih berstatus wiyata tidak kalah dengan yang sudah berstatus pegawai.”Mereka  itu mempunyai  Jiwa pendidik dan merasa  bertanggung jawab dalam memajukan pendidikan,” tuturnya.

Diakuinya, walaupun dalam kondisi yang jauh dari ideal baik SDM maupun sarana pendukung lainnya pihaknya selalu  berupaya   menggunakan dan memaksimalkan kondisi yang ada. “Kita gunakan sarana yang tersedia  sembari melakukan inovasi-inovasi, buktinya bisa dilihat di kelas-kelas  yang ada di SDN 3 Kertosari.  Mulai dari depan kelas  kebersihan dan penghijauan tanaman tergolong baik,” lanjutnya.

Setidaknya ada lebih dari lima tanaman hias yang tumbuh subur dan terawat di depan kelas. Soal kebersihan, sudah di sediakan tong sampah di masing–masing kelasnya. Kemudian di dalam ruang kelasnya tidak kalah dengan sekolah-sekolah unggulan sebut saja alat-alat peraga mulai  ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial tersedia.

Selain itu, kreasi-kreasi siswa dari barang-barang bekas dan kertas juga tertempel rapi di dinding-dinding kelas sebagai hiasan. Bahkan, yang paling mencolok adalah adanya pohon  di dalam kelas yakni pohon-pohonan dengan tinggi lebih dari satu meter terbuat dari bekas tanaman kemudian daunnya dibuat dari kertas yang telah dibentuk.

Yang menarik, di dalam setiap  lembar daun terdapat tulisan-tulisan siswa yang berisi tentang  pengetahuan alam dan pengetahuan umum yang berkaitan dengan pelajaran di sekolah. “Jadi, setiap melihat pohon  tersebut para siswa juga sekaligus belajar dan mendapatkan pengetahuan,” katanya.

Maka, tidak heran jika selama ini SDN 3 Kertosari cukup diperhitungkan diantara sekolah-sekolah lain di Kecamatan Singorojo. (zen/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jateng Menuju Wilayah Bebas Korupsi

SEMARANG – Pemprov Jateng terus berupaya mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Bahkan, delapan unit kerja pelayanan...

Kota Seribu Air Terjun Sangat Dekat dengan Wisata Dieng Wonosobo

Pesona air terjun Curug Bajing Desa Telogopakis, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, sungguh sangat luar biasa. Tak heran jika kini menjadi primadona baru tempat wisata...

Sajikan Kuliner Sehat hingga Sharing Berbagai Tips

Gaya hidup sehat sudah menjadi bagian dari masyarakat. Pasar Sehat pun hadir guna memfasilitasi para pelaku usaha terkait bidang tersebut maupun masyarakat yang membutuhkan...

Asupan Gizi Petugas Pospam Perlu Diperhatikan

TEMANGGUNG - Bupati Temanggung Bambang Sukarno meminta para petugas jaga pos pengamanan (pospam) Lebaran untuk meningkatkan fasiltas yang ada di pospam. Dalam pospam menurut dia,...

Bantu Optimalkan Potensi Wisata

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Kabupaten Magelang memiliki tiga potensi unggulan, yakni pertanian, industri, dan pariwisata. Ketiga sektor tersebut saling menguatkan dan mendukung, sehingga muncul sektor agrowisata juga...

Santuni Anak Yatim 

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Paguyuban Karyawan Karaoke (PakarOke) Paradise Grup (Paradise-Excellent-Diamond-Regina-Country) melakukan aksi sosial berupa pemberian santunan dan paket alat tulis serta makanan kepada masyarakat Bandungan. Koordinator aksi,...