33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

SMK Citra Medika Juara LKTI

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – SMK Citra Medika Kota Magelang meraih  juara dua dan juara tiga dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat SMA/SMK/sederajat se-eks Karesidenan Kedu. Kegiatan  yang diselenggarakan Himpunan Administrasi Negara (Himanisra) Universitas Tidar itu bertema Pengalaman Nilai-nilai Pancasila sebagai Wujud Rasa Cinta Tanah Air, pada 30 September lalu.

Naskah yang dikirim kepada panitia penyelenggara lomba disusun secara berkelompok oleh Zulkarnia Sofa dan Yogi Faisal Maris. Keduanya mengangkat dua tema berbeda. Yakni, Strategi Generasi Muda Merawat Kebhinekaan untuk Mengisi Kemerdekaan Indonesia dan Upaya Penerapan Media Permainan Tradisional pada Anak untuk Menyikapi Kebhinekaan sebagai Identitas Cinta Tanah Air.

Untuk tema pertama, diketuai oleh Sofa mendapat peringkat dua, sedangkan tema kedua yang diketuai Yogi mendapat peringkat tiga. Selama penyusunan materi, para siswa dibimbing oleh Sri Nuryanto.

“Banyak hal baru yang bisa saya temukan dan pelajari setelah mengikuti lomba ini,” kata Sofa, kemarin ditemui di sekolahnya, di Jalan Sunan Gunung Jati, Gang Jagoan 1, Jurangombo Utara, Kota Magelang.

Ia menyebutkan, strategi merawat kebhinekaan bagi pelajar bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai cara. Seperti mendukung gerakan literasi Pancasila, guna membangkitkan dan mengobarkan api semangat kemerdekaan.

“Kita juga harus menyadari, bahwa masalah negara bukan hanya urusan para pejabat negara saja. Kita harus ikut berkontribusi dalam memajukan negara kita,” ungkapnya.

Menurutnya, mengoptimalkan potensi diri, belajar yang tekun, berprestasi, dan tidak hanya mempelajari bidang-bidang tertentu saja adalah wujud kontribusi pelajar dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. Pasalnya, generasi muda yang terampil, tangguh dan sehat, menjadi aset negara di masa mendatang.

“Indonesia memang sudah merdeka dari penjajah, tapi merdeka ini juga harus dimaknai secara lebih luas, mengarah pada penataan aspek-aspek kehidupan berbangsa.”

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Sri Nuryanto menambahkan, pihaknya mendukung siswanya untuk mengikuti berbagai lomba. Sehingga termotivasi untuk meningkatkan kompetensinya.

“Pemuda saat ini sebagai ujung tombak pembangunan, penggerak dan pembawa perubahan juga perdamaian di masa mendatang,” ujarnya mewakili Kepala SMK Citra Medika Kota Magelang, Hendratno Widhiatmanto.

Karenanya, pelajar di era digital tidak hanya dituntut maju dalam bidang akademik dan nonakademik, tapi juga mengaktualisasi  nilai-nilai Pancasila. (put/sct/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Meriah, Roadshow Terakhir di Mangunharjo

SEMARANG - Roadshow Kampung Hebat hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Semarang dan Pemkot Semarang telah mencapai puncaknya Minggu (30/4) kemarin. Roadshow kelima atau...

Tak Efektif, PPK Dibubarkan

PEKALONGAN–Pusat Pelayanan Kemiskinan (PPK) yang dimiliki Kota Pekalongan, kini sudah tidak efektif lagi. Lantaran ada tumpang tindih dalam penanganan kemiskinan, sehingga PPK akan ditiadakan...

Keliling Klaten, Ganjar Panen Dukungan

KLATEN–Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah lokasi di Kabupaten Klaten, Rabu (13/12) kemarin. Ia kaget karena menemukan warga yang masih buang air besar...

Latihan Praja Bakti, Taruna Terjun ke Desa

MAGELANG -  Para taruna taruni Akademi Militer (Akmil) selama satu minggu akan mengikuti latihan praja bakti di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kesiapan 521 taruna taruni...

Temaram, Lampu Taman Dikeluhkan

MAGELANG–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menambah spot foto bagi warga Kota Sejuta Bunga. Sebanyak enam lampu berbentuk bunga yang ditata dalam keranjang, dipasang di taman...

Hari Ini Puncak Haul 

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ponpes Fathul Huda, Dukuh Karanggawang, Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung menggelar peringatan Haul Al Masyayikh. Puncak kegiatan yang dilaksanakan Selasa (10/4) hari  ini...