33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Dibekuk, Sindikat Maling Tas Pengunjung Resto

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SLEMAN—Sindikat pencurian yang mengincar tas pengunjung di sejumlah restoran, digulung jajaran  Unit Reskrim Polsek Ngaglik.  Komplotan berjumlah lima orang ini mampu  menggondol tas tanpa disadari oleh para korbannya. Aksi terakhir komplotan ini,  terekam CCTV  di sebuah rumah makan masakan khas Korea di wilayah Ngaglik pada 9 September lalu.

Kanit Reskrim Polsek Ngaglik, Iptu Made Wira Suhendra menyampaikan, awalnya Susilo Hermawan, 42, seorang pengusaha asal Jakarta melapor ke Polsek. Lada saat kejadian, Susilo sedang bertemu dengan kliennya di restoran tersebut. Rupanya, komplotan ini beraksi ketika korban lengah, asyik ngobrol dengan kliennya. Tas korban berisi  dua ponsel serta uang tunai  Rp 10 juta dan USD 100.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga memeriksa CCTV rumah makan.  Terungkap, dalam rekaman CCTV, pelaku  mengambil tas milik korban. Lima anggota sindikat pencuri tas, membaur dengan pengunjung resto lainnya. Nah,  salah satu pelaku, lantas mengambil tas milik korban.

Dalam rekaman itu, tampak  seorang pria menunduk di belakang kursi korban. Saat itulah, tas yang berada di samping korban, berpindah tangan.  Berbekal rekaman itu, petugas memburu pelaku. Pelaku terdeteksi berada di wilayah Solo. Berkoordinasi dengan kepolisian setempat, sindikat yang dalam aksinya sempat viral di media sosial ini, berhasil dibekuk.

“Lima orang ini merupakan sindikat pencuri yang beraksi di beberapa restoran. Ada beberapa TKP seperti di wilayah Magelang, Sleman, dan Solo,” kata Made Wira. Made Wira Suhendra melanjutkan, tiga tersangka ditahan dan menjalani proses hukum di Solo, karena terlibat di TKP wilayah Solo. Sedangkan dua tersangka lainnya digelandang ke Polsek Ngaglik. Yakni F, 42; dan AA, 16. Keduanya warga Ogan Komering Ilir, Sumsel.

Mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. Barang bukti yang diamankan berupa dua ponsel milik korban dan mobil rental yang digunakan pelaku. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tak Perlu Khawatirkan Pekerja Asing Asal Penuhi Aturan Boleh Masuk

DEMAK-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Hanif Dhakiri menegaskan bahwa keberadaan tenaga asing (TKA) di Indonesia tidak perlu dikhawatirkan. Asalkan mereka memenuhi aturan, boleh masuk untuk...

10 Hari Kirab Budaya

MUNGKID—Warga Dusun Soronalan, Desa Soronalan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Minggu (1/10) kemarin, menggelar kirab pusaka. Sejak pukul 07.00, warga sudah menyemut di lapangan dusun...

HMI Diharapkan Bela Kepentingan Masyarakat

SALATIGA – Wali Kota Salatiga Yuliyanto berharap Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Salatiga turut aktif dalam menjaga kerukunan masyarakat Kota Salatiga. "Sebagai organisasi yang...

Makin Banyak Hotel, Untungkan Wisatawan

RADARSEMARANG.COM - PERTUMBUHAN hotel yang tinggi di Kota Semarang justru dirasa menjadi keuntungan bagi Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita). Sebab, makin banyak hotel, makin...

Genjot Perluasan Cakupan JKN-KIS

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Juliansyah optimistis dapat mencapai target cakupan kepesertaan program tersebut meski tinggal beberapa bulan saja. Saat ini di Kabupaten Klaten...

Kecelakaan Beruntun di Jrakah, 3 Tewas, 1 Luka

SEMARANG - Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Walisongo atau Jalan Semarang-Mangkang, Senin (12/6) pagi kemarin. Akibat kejadian ini, tiga orang tewas...