33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Pengawasan Dana Desa Masih Minim

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Pelaksanaan Undang-undang Desa masih jauh dari harapan. Dalam pelaksanaan Undang-undang tersebut selama lebih dari 3 tahun sejak diundangkan pada 14 Januari 2014, DPD RI melihat banyak permasalahan-permasalahan dalam implementasi di lapangan.

Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Regional bertemakan “Dinamika dan Problematika Tata Kelola Desa” yang digelar Komite I DPD RI di Gradhika Bhakti Praja, Selasa (3/10). Ketua Komite I DPD RI Achmad Muqowam bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membuka seminar yang diikuti anggota Komite I, perwakilan pemerintahan pusat dan daerah, BPKP, hingga kepala desa se-Jateng dan Jabar. Hadir pula Kapolda Jawa Tengah, Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akademisi, tokoh masyarakat, serta LSM.

“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pelaksanaan Undang–Undang Desa, akan membawa pengetahuan yang komprehensif dan akhirnya dapat ikut mendorong pelaksanaan UU Desa ini secara benar, karena dampaknya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sesuai amanat UU Desa,” ujar Muqowam.

Ganjar menyampaikan dana desa penggunaannya masih sesuai untuk pembangunan, dan dari 7.809 desa di Jateng untuk pemberdayaan desa masih butuh dukungan. Yang menjadi masalah  saat ini adalah kurangnya tenaga pendamping desa yang masih minim. “Tenaga pendamping desa minim. Bahkan 1 orang untuk 4 desa, itu sangat tidak efektif. Kami buat terobosan baru untuk mengadakan tenaga pendamping sesuai kebutuhan dan kompetensinya,” tegasnya.

DPD RI mempunyai fungsi dan tugas antara lain pengawasan atas pelaksanaan UU. Sejak berlakunya Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa yang diundangkan pada 14 Januari 2014, Komite I DPD RI sangat concern melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU Desa, dalam rangka mengawal semangat dibentuknya UU Desa yakni untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat desa.

Muqowam mengatakan Komite I mencatat 3 hal yang perlu diperhatikan dalam implementasi UU Desa. Pertama, kurang optimalnya koordinasi antar instansi pemerintah baik secara vertikal maupun horizontal. Kedua, kurang optimalnya fungsi pengawasan dan pembinaan. Peran pembinaan dinilai sangat minim dan sebaliknya peran pengawasan dinilai sangat berlebihan melalui fungsi yang dilaksanakan oleh beberapa instansi sekaligus. “Ketiga, perlu dilakukannya reformulasi Dana Desa agar lebih sesuai dengan roh UU Desa itu sendiri,” katanya.

Beberapa poin penting dibahas dalam Seminar Regional yang berkaitan dengan pelaksanaan UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa kali ini yaitu sinkronisasi regulasi antar kementerian/lembaga yang telah dan akan mengeluarkan berbagai peraturan terkait desa, yaitu Mendagri, Mendes PDTT, Menkeu, BPKP, dan pemerintah daerah.

“Melalui seminar ini, Komite I sangat mengharapkan adanya catatan-catatan penting dan baik dari pemprov, kabupaten/kota dan instansi terkait lainnya, akademisi, kepala desa serta perangkat desa selaku praktisi, para tokoh masyarakat dan pemerhati masalah desa di Jateng sebagai masukan yang sangat berguna dalam rangka fungsi pengawasan Komite I DPD RI,” pungkasnya.

Turut hadir angota Komite I DPD RI Hafidh Asrom (DIY), Eni Khairani (Bengkulu), Eni Sumarni (Jabar), Abdul Qadir Amir Hartono (Jatim), Ahmad Subadri (Banten), Muhammad Mawardi (Kalteng), Antung Fatmawati (Kalsel), Gede Pasek Suardika (Bali), Robiatul Adawiyah(NTB), dan Syafrudin Atasoge(NTT). (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

DPRD Dorong Percepatan Anggaran dan Evaluasi Kegiatan

DPRD Kabupaten Magelang menggelar rapat paripurna penyampaian nota keuaangan RAPBD Perubahan 2017 dan RAPBD 2018 di ruang paripurna, kemarin. Rapat dipimpin Wakil Ketua I...

Maen Handphone Saat Berkendara, Ditilang

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas, Polres Pekalongan dan Batang akan menggencarkan operasi keselamatan candi 2018, selama 21 hari, mulai Senin (5/3)...

Cetak Kartini Masa Kini

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengurus OSIS SMAN 3 Semarang memanfaatkan momen peringatan Hari Kartini untuk mencetak Kartini Masa Kini. Mereka melakukan pencarian siswi SMAN 3...

Hujan Deras, Bus Bayu Megah Terguling di Tol

SEMARANG - Bus PO Bayu Megah jurusan Blora-Tangerang yang ditumpangi puluhan penumpang, terguling di ruas Jalan Tol Manyaran. Tepatnya saat hendak mendekati Gate Manyaran...

Melongok Jemparingan di Balkondes Wringinputih

Balai ekonomi desa (Balkondes) Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, dilengkapi arena olahraga tradisional. Jenisnya panahan atau biasa disebut jemparingan. JEMPARINGAN merupakan olahraga panahan. Yang membedakan,...

Bawa Kabur Barang dan Bawa Sajam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Seorang driver online dilaporkan ke Polrestabes Semarang oleh penumpangnya. Pelaporan ini terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan cara membawa kabur uang dan...