33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Komplotan Penipu Diringkus

Mengaku Bisa Gandakan Rp 10 Juta Jadi Rp 6 M

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SLEMAN—Komplotan pelaku penipuan bermodus bisa menggandakan duit, kemarin, diringkus Polresta Yogyakarta. Pelaku bernama Yudi Suwandi, 58, alias Asun, warga Purwokerto, Jawa Tengah. Satu lagi, Sujiarto Mateus alias Prayitno alias Mbah Geger, 56, warga Kulonprogo, DIY. Keduanya berbagi tugas. Yudi mencari korban, sedangkan Sujianto berpura-pura sebagai paranormal yang bisa menggandakan uang. Korbannya, Sukamtoyo, warga Wirobrajan. Mulanya, korban didatangi Yudi. Kepada korban, Yudi alias Asun, bercerita bahwa dia baru saja mendapatkan uang Rp 350 juta hasil penggandaan.

Penuturan meyakinkan yang disampaikan oleh pelaku, membuat korban tertarik. Sukamtoyo lantas menyatakan keinginannya untuk menggandakan uang. Oleh Yudi, korban dipertemukan dengan Sujiarto Mateus yang mengaku sebagai dukun untuk mengikuti ritual.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Akbar Bantilan mengatakan, baik Yudi dan Sujiarto saling kenal. Satu pelaku berperan meyakinkan korban. Satu lainnya, menjadi dukun yang dapat menggandakan duit. “Korban terbujuk karena uang yang ditawarkan dari penggandaan begitu menggiyurkan,” kata Akbar, Selasa (3/10) kemarin. Yudi menjanjikan kepada korban bahwa uang puluhan juta rupiah, dapat digandakan menjadi miliaran rupiah. Syaratnya, korban mau diajak melakukan ritual.

“Syarat ritual senilai Rp 10 juta bisa digandakan menjadi Rp 6 miliar. Uang itu nantinya didapat dengan ritual di Goa Sriti, Samigaluh,” jelasnya. Beberapa minggu melakukan ritual bersama pelaku, uang korban tak bertambah. Padahal, korban sudah menyetor ke pelaku sebanyak 10 kali. “Uang miliaran rupiah tak kunjung ada. Korban ternyata telah menyetorkan total uang Rp 135 juta secara bertahap.” Karena uangnya tidak dikembalikan pelaku, korban melapor ke polisi. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sudirman Minta Pasar Tradisional Harus Diperkuat

RADARSEMARANG.COM, TEGAL - Calon gubernur nomor urut 2 Sudirman Said berjanji mengembangkan dan memperkuat keberadaan pasar tradisional di Jateng. Hal itu dilakukan sebagai upaya...

Proyek Penanggulangan Rob Mulai Dilelang

KAJEN-Proyek pembangunan penanganan bencana rob di Kabupaten Pekalongan, senilai Rp 370 miliar bantuan APBN tahun 2017, minggu depan, memasuki tahap pelelangan. Rencananya proyek pembangunan...

Bagaimana Salat Nabi sebelum Isra?

Tanya Jawab Agama Islam Bersama DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag Pengasuh  Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Wonosari Ngaliyan Semarang Dosen UIN Walisongo Semarang di Harian Jawa...

Sudirman Said Perbesar Koalisi Parpol Pendukung

SEMARANG- Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said, terus berupaya memperbesar koalisi partai-partai yang akan mengusungnya dalam Pilkada Jateng 2018 mendatang. Langkah itu dilakukan...

Puas Snorkling Asyik di Takak Sendok

RADARSEMARANG.COM-Jangan lewatkan snorkling di Takak Sendok kalau anda sedang berwisata di Karimunjawa, Jepara. Lokasinya di dekat pulau Menjangan Kecil. Tidak sampai setengah jam perjalanan...

Seni Mengelola Kelas di Sekolah Dasar

RADARSEMARANG.COM - PEMBELAJARAN yang efektif tidak akan terjadi apabila pengelolaan kelas kurang baik. Terutama pada pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Dapat dibayangkan bagaimana mungkin...