42 ASN Ikut Lelang Jabatan

  • Bagikan

SALATIGA – Pemkot Salatiga mengadakan lelang jabatan untuk mengisi kekosongan sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ( JPTP). Sebanyak 42 aparatur sipil negara (ASN) golongan II dan III di lingkungan Pemkot Salatiga mengikuti lelang jabatan ini. Sejumlah tahapan tes sudah dilalui para pejabat mulai dari hari Senin hingga Rabu (2-4/10).

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Pemkot Salatiga Adhi Isnanto mengatakan, mereka yang mengikuti lelang jabatan melakukan sejumlah tes di Solo. Materi yang diujikan meliputi tes komprehensif, penulisan makalah dan wawancara. “Senin hingga Rabu mereka mengikuti serangkaian tes di Solo,” ujar Adhi Isnanto saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon pribadinya, Selasa (3/10).

JPTP yang lowong akan diisi berdasarkan persetujuan dalam surat Mendagri nomor 800/359/OTDA tanggal 19 Januari 2017 perihal persetujuan seleksi PJPT di lingkungan Pemkot Salatiga dan surat Mendagri nomor 800/5664/OTDA tertanggal 3 Agustus lalu. Posisi yang kosong antara lain Kepala Dinas (Kadis) Sosial, Kadis Komunikasi dan Informasi, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Kadis Satpol PP, Kadis Kepemudaan dan Olah Raga, Kadis Koperasi dan UKM. Kadis Pengendalian Penduduk dan KB serta Kadis Lingkungan Hidup.  Kedelapan jabatan itu saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Berdasarkan berita acara panitia seleksi terbuka (JPTP) nomor 013/Pansel-JPT/IX/2017 tertanggal 27 September, jumlah peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dan berhak mengikuti tahap selanjutnya sebanyak 42 peserta. Setelah lolos uji administrasi, para peserta akan mengikuti tes kemampuan manajerial yang bertujuan untuk mengetahui profil kompetensi yang dimiliki oleh para peserta calan JPTP. Metode yang digunakan yaitu soft competency yang menunjang optimalisasi kinerja individu saat menempati posisi yang dituju.

“Dalam pelaksanaan assessment ini, pansel menggandeng Pusat Pengkajian Kebijakan Daerah dan Kelembagaan (PPKDK) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS,” terang Adhi. (sas/ton)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *