33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Komunikasi Jadi Kunci

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL – UPTD Pendidikan dan Kecamatan Sukorejo  punya cara tersendiri dalam meningkatkan prestasi di sekolah-sekolahnya. Seperti diungkapkan oleh Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sukorejo, Widodo Purwanto.

Baginya, komunikasi menjadi menjadi prioritas dalam membangun sebuah kebersamaan dan kekompakan dalam institusinya.”Kita selalu intensif melakukan  komunikasi  dengan pengawas,kepala sekolah dan semua guru,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya pihaknya juga memperkuat jaringan dengan melakukan komunikasi di luar institusi namun masih ada kaitannya dengan pendidikan “Kita intensif komunikasi dengan semua pihak termasuk dengan pihak kecamatan dan Kepolisisan,” bebernya.

Menurutnya, melalui komunikasi yang baik dapat meminimalisir kesalahpahaman dan juga dalam rangka menyamakan visi dan misi. Kita jadi tahu potensi diri kita baik kekurangan maupun kelebihannya sehingga bisa dicarikan solusinya bersama-sama,” sambungnya.

Diakuinya, selama ini pihaknya memanfaat teknologi informasi  lewat aplikasi jejaring sosial  dalam mengkoordinasi  sekolah-sekolahnya.”Untuk kecepatan komunikasi kami ada tiga grup  khusus yakni untuk SD, MI, dan PAUD,” bebernya.

Namun demikian, pihaknya juga mengintensifkan interaksi secara langsung dengan jajarannya  melalui kegiatan-kegiatan non formal.”Setiap hari jumat satu bulan sekali secara bergiliran jalan sehat bareng kepala sekolah se-Kecamatan Sukorejo untuk menjaga kekompakan,” ungkapnya.

Terbukti, selama ini sekolah-sekolah di Kecamatan Sukorejo cukup dominan dalam setiap perlombaan di tingkat Kabupaten baik akademik maupun akademik. Bahkan, gurunya pun tidak mau ketinggalan, baru-baru ini salah satu guru di SDN 2 Sukorejo yakni Diannita Ayu Kurniasih menorehkan prestasi dengan meraih peringkat 6 dalam Olimpiade Guru Nasional (OGN) tingkat nasional  di Jakarta.

Pengawas UPTD Sukorejo, Achmad Syaban, menambahkan sekolahnya sudah terbiasa berkompetisi  dan menjadi langganan dalam berbagi perlombaan. Jadi tidak mengherankan jika selama ini selalu di perhitungkan. “Kami  punya habit bertanding, ini akan kami manfaatkan untuk mengikuti kompetisi lomba antar SD/MI menuju Kendal Permata Pantura,” pungkasnya. (zen/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tit-for-Tat Setelah Telat 30 Menit

Oleh: Dahlan Iskan Hanya karena telat 30 menit. Harus bayar Rp 100 miliar. Betapa mahal perang dagang ini. Antara Amerika dan Tiongkok sekarang ini. Yang telat...

Driver Online Terancam Nganggur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Polemik transportasi berbasis aplikasi online di Kota Semarang tak kunjung tertata dengan baik. Di Kota Semarang, diusulkan hanya memuat sebanyak 600 unit transportasi...

Regulasi Pemilu Selalu Berubah

DEMAK-Banyaknya pemilihan umum (Pemilu) yang dilaksanakan di berbagai tingkatan bisa menjadi salah satu faktor partisipasi masyarakat naik turun (fluktuatif). Pasalnya, ada pemilu legislatif (pileg),...

Kebanjiran 20 Tahun, Petani Cegat Ganjar

SEMARANG - Tiga orang petani menghadang rombongan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo ketika melintasi Jalan Onggorawe-Mranggen, Rabu (18/1). Mereka membentangkan spanduk berisi keluhan warga setempat yang...

Tim Penjinak Bom Sisir Gereja

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Puluhan anggota Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jateng, Minggu (24/12) petang menyisir sejumlah area di Gereja Katolik Santo Ignatius Kota...

Lagi, 16 Pelajar Jerman ke Salatiga

SALATIGA - Untuk kedua kalinya, pelajar asal Gymnasium Ohlstedt Jerman belajar budaya di SMAN 3 Salatiga. Sebelum melaksanakan proses pembelajaran rombongan beraudiensi dengan Wakil...