Jangan Tunda Kesempatan

PSIS Ingin Segera Pastikan Diri Lolos 8 Besar

418
WAJIB MENANG: Tim PSIS akan melakoni laga penting menjamu Persita Tangerang di Stadion Citarum Sore (3/10) nanti (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
WAJIB MENANG: Tim PSIS akan melakoni laga penting menjamu Persita Tangerang di Stadion Citarum Sore (3/10) nanti (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – PSIS akan melakoni laga keempat mereka di babak 16 besar Liga 2 menjamu Persita Tangerang di Stadion Citarum Semarang Sore (3/10) nanti. Laga tersebut akan menjadi penentu tim berjuluk Mahesa Jenar untuk lolos ke babak delapan besar.

Jika Haudi Abdillah dkk berhasil membungkam Persita, PSIS akan nyaman di puncak klasemen sementara Grup B dengan raihan 10 poin. Raihan tersebut akan sulit terkejar oleh kontestan lain. Apalagi setelahnya PSIS masih menyisakan dua pertandingan.

“Pastinya kami ingin segera memastikan diri lolos ke delapan besar dengan meraih kemenangan atas Persita. Makanya kami harus kerja keras dan memaksimalkan setiap pertandingan termasuk lawan Persita besok (hari ini, red),” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Mahesa Jenar bisa saja langsung memastikan satu tiket ke babak delapan besar jika menang atas Persita dan kontestan Grup B lainnya, Persibat Batang bisa menahan seri atau menang lawan PSMS Medan di Stadion Teladan Medan pada waktu yang sama.“Raihan poin 10 merupakan poin yang aman untuk kita lolos ke delapan besar. Makanya kami akan fight di pertandingan lawan Persita,” sambung Liluk.

Kemenangan 0-3 atas Persita pada pertemuan pertama di Stadion Singaperbangsa Karawang (29/9) menjadi modal berharga Haudi Abdillah dkk menjamu skuat besutan coach Bambang Nurdiansyah sore nanti.

Namun head coach Mahesa Jenar, Subangkit meminta pasukannya agar tetap waspada. Karena menurutnya hasil laga perdana tidak bisa menjadi patokan 100 persen timnya bisa mengatasi dengan mudah perlawanan tim berjuluk Pendekar Cisadane.

“Apalagi saat ini Persita akan tampil tanpa beban. Kami harus tetap waspada dan jangan sampai lengah. Jadi anak-anak harus melupakan kemenangan kemarin dan menatap pertandingan besok (hari ini, red),” kata Subangkit.

Di laga sore nanti tim Mahesa Jenar juga dipastikan tidak bisa diperkuat oleh bomber mereka, Hari Nur Yulianto yang terkena sanksi larangan bertanding sebanyak tiga kali pertandingan karena terlibat baku hantam saat laga PSIS menjamu PSMS.

PSIS juga masih belum bisa menggunakan tenaga M Yunus dan Erik Dwi Ermawansyah yang masih terbelit cidera. Namun coach Subangkti tidak terlalu khawatir lantaran di jendela transfer babak 16 besar lalu PSIS telah mendatangkan tujuh pemain anyar.

Di pos striker, coach Subangkit kemungkinan akan kembali menurunkan Sholihul Islam sebagai lone striker yang akan ditopang oleh Andrid Wibawa di second striker menggantikan peran Hari Nur Yulianto. Andrid dan Sholihul merupakan punggawa anyar yang direkrut pada babak 16 besar ini.

“Kami juga masih punya striker baru lainnya yaitu Aldiaer Makatindu yang juga siap main. Artinya di pertandingan lawan Persita kami punya banyak alternatif meski sejumlah pemain juga harus absen,” beber pelatih asal Pasuruan itu. (bas)