33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Edarkan Pil Koplo, Siap Disidang

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG– Remaja 17 tahun asal Mijen Semarang berinisial IAP (Imam) harus merelakan sisa hidupnya meringkuk di jeruji besi tahanan. Pria kelahiran 28 Juli 2000 ini ditangkap atas kasus dugaan peredaran pil koplo jenis Trihex. Kini, berkas perkara yang masuk kategori perlindungan anak tersebut telah dilimpahkan dari Kejari Semarang ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

“Perkaranya sudah kami terima dalam klasifikasi perkara kesehatan dan terdaftar nomor 17/Pid.Sus-Anak/2017/PN Smg,” kata Panitera Muda Pidana pada PN Semarang, Noerma Soejatiningsih, Senin (2/10).

Kasus remaja lulusan SMP itu akan diperiksa oleh hakim tunggal Dewi Perwitasari didampingi Panitera Pengganti Siti Rikhanah. Warga Dukuh Sidodadi, Jatibarang, Mijen itu telah ditahan penyidik Polsek Mijen sejak 17 September 2017. Kasus tersebut terjadi pada 16 September siang lalu. IAP ditangkap di rumahnya dan telah ditahan, berawal saat digelar patroli oleh Satreskrim Polsek Mijen.

Petugas awalnya mencurigai dan menangkap Rifki Bagus Prasetyo dan Rizqi Dwi Oktavian di Jalan Kampung Dawung Kedungpane Mijen. Dari mereka ditemukan 10 bungkus plastik klip kecil berisi 10 butir tablet  kuning berlogo “mf” yang diduga obat jenis “Trihrxuphenidyl”. Dari penangkapan itu petugas mengembangkan dan kemudian menangkap IAP di rumahnya.

Petugas menemukan barang bukti 20 bungkus plastik klip kecil, masing masing berisi 10 butir tablet Trihex dan empat strip Trihex masing-masing berisi 10 butir serta uang hasil penjualan obat Rifki Bagus Rp 150 ribu.

Obat keras daftar G tersebut diedarkan IAP ke Rifki tanpa dilengkapi ijin edar dari pihak yang berwenang. Kepada petugas, IAP mengaku memperoleh obat terlarang itu dari Dani (buron).

“Tersangka IAP akan dijerat primair  Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Subsidair dijerat Pasal 196 UU sama,” kata penuntut umum Kejari Semarang Yustiawati dalam berkas perkaranya. (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...