Dua Mantan Anggota DPRD Jadi Kades

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

DEMAK-Dua mantan anggota DPRD Demak, yakni H Gihan Supeno dari Partai Demokrat dan Slamet asal PKS banting stir menjadi kepala desa (Kades). Ini setelah mereka berhasil memenangi pemilihan kepala desa (Pilkades) di desanya masing masing.

Gihan Supeno terpilih dalam Pilkades di Desa Kendaldoyong Kecamatan Wonosalam. Sedangkan, Slamet memenangi Pilkades di Desa Bungo, Kecamatan Wedung. Gihan Supeno meraih 1.164 suara. Ia unggul 34 suara dari rivalnya Abdul Rozaq yang dapat 1.130 suara. Total hak pilih 2.572 suara.

Sedangkan, di Desa Bungo, Slamet meraih 1.620 suara. Kemudian, rivalnya Imam Wahyudi dapat 1.342 suara, Zakaria Hidayat 943 suara, dan BJ Nugroho 374 suara. Adapun, total suara yang diperebutkan ada 4.279 suara.

Saat ditemui di rumahnya, Gihan Supeno mengatakan bahwa ia sebelumnya tidak ada niat ikut dalam Pilkades di Desa Kendaldoyong. Namun, karena desakan warga dan tokoh masyarakat, akhirnya ia ikut mendaftar.

“Saya sebetulnya tidak ada cita-cita jadi kades. Bahkan, biaya untuk bertarung dalam Pilkades juga tidak ada. Wong saya sudah tiga kali nyalon sebagai anggota DPRD tapi gagal. Hanya sekali menjadi anggota DPRD periode 2009-2014 setelah ada proses pergantian antar waktu (PAW). Saya sempat jadi dewan selama 2,5 tahun,” katanya.

Menurutnya, saat nekat mencalonkan diri dalam Pilkades, gapit atau tim yang dibentuk tidak ada duitnya. Meski demikian, tim 15 yang dibentuk para simpatisan berhasil memenangkan pertarungan Pilkdes yang mengusung dirinya.Tim 15 tersebut merupakan perwakilan tokoh dari tiga dukuh. Yaitu, dari Dukuh Kendaldoyong, Blambangan dan Karangsambung. Setiap dukuh terdiri dari 5 orang.

“Sebelumnya dalam survei saya dapat memenangi Pilkades. Tapi, sempat khawatir lantaran menjelang pemilihan suara terus merosot. Alhamdulillah, masih bisa menang,” kata suami Rosidah, guru MANU Demak ini. Gihan bertekad membangun desanya dengan sebaik baiknya. (hib/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -