32 C
Semarang
Kamis, 24 Juni 2021

Pemimpin Diminta Pahami Al Quran

SEMARANG – Pemimpin dalam ajaran Islam adalah orang yang harus belajar dan berdasarkan Al Quran. Sebab Al Quran banyak memberi teladan tentang kepemimpinan. Baik itu kepemimpinan Nabi Muhammad, Nabi Nuh dan lainnya.

”Sayangnya, banyak pemimpin kita tidak mengerti Al Quran. Saya ingin dilakukan survey sejauh mana pempimpin memahami makna dari Al Quran. Menghafal, mengimplementasikan dan menerapkannya dalam pola kepemimpinannya,” ujar KH Mustofa Bisri dalam seminar kebangsaan untuk mahasiswa Unissula Semarang, Senin (2/10) di masjid kampus setempat.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko, Rektor Unissula dan jajaran civitas akademika. Tidak hanya itu, ada perwakilan Ponpes serta mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.

Dengan dipandu budayawan Prie GS, Gus Mus mengatakan pemimpin yang mengetahui ajaran Islam dan memaknai Al Quran akan maksimal dalam bekerja. Mereka juga tidak saling menyalahkan, tidak saling mengkafirkan, dan akan menjadi pemimpin yang sejati yang mampu melindungi rakyatnya.

“Karena pemimpin itu tidak asal bicara tetapi apa yang disampaikan itu ada dasarnya sehingga perkataan yang disampaikan bukan menyinggung tetapi dapat memberikan pencerahan. Karena cara penyampaiannya sesuai dengan Al Quran dan Hadits,” imbuhnya.

Dalam seminar tersebut, Gus Mus meminta agar dilakukan survey tentang orang Islam yakni yang baca Al Quran, dan yang bisa membaca dengan maknanya sehingga bisa mengamalkan. “Karena apa permasalahan itu semuanya telah ada dalam Al Quran tinggal kita mampu tidak mengartikan dan jawabannya. Kalau kita bisa tentunya semua permasalahan itu bisa diselesaikan,” katanya. (hid/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here