33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Tingkat Partisipasi Pilkades di Atas 80 Persen

Sedekah (Money) Politik Sulit Hilang

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

DEMAK-Pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di 54 desa yang tersebar di 14 kecamatan menjadi perhatian khusus Pemkab Demak. Untuk memastikan Pilkades tahap kedua ini berjalan aman dan lancar, Bupati HM Natsir, Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Setyono MMR melakukan pantauan, Minggu (1/10) kemarin. Ikut pula, Asisten 1 AN Wahyudi dan Asisten 2 Windu Sunardi dan Kabag Tata Pemerintahan Edy Suntoro.

Di sela pantauan di Kecamatan Karangawen dan Mranggen, Sekda dr Singgih Setyono mengatakan bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkades kali ini di atas 80 persen. Karena itu, pihaknya mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat tersebut. Terkait dengan money politics atau sedekah politik, semua itu dikembalikan ke panitia Pilkades di desa, pihak calon kades dan terkait lainnya. Bila itu tidak dipersoalkan, maka tidak menjadi masalah.

“Panitia pelaksana Pilkades adalah masing masing desa. Kabupaten hanya bersifat memfasilitasi dan memonitor jalannya Pilkades. Aturan Pilkades sudah jauh hari disosialisasikan ke desa lewat kecamatan serta telah dianggarkan di desa,” katanya.

Asisten 2 Windu Sunardi mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan Pilkades. “Kami monitor terus,” katanya.

Pantauan koran ini, warga sejak pagi hingga siang hari antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS). Bahkan, banyak calon kades yang memfasilisitasi mobil angkot untuk mempermudah pemilih menggunakan hak pilihnya di TPS. Ada juga yang menyediakan doorprize kendaraan bermotor serta memberikan uang sebagai sedekah politik. Untuk sedekah politik (antara Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta per suara) sulit hilang dan diberikan saat serangan fajar atau malam hari menjelang pemilihan.

Sementara itu, dalam Pilkades ini, tingkat persaingan antar calon di setiap desa berbeda beda. Kalau yang calonnya pasangan suami istri, iklim politik biasa biasa saja. Di Desa Klitih, Kecamatan Karangtengah misalnya, penghitungan suara dilaporkan relatif cepat. Dari sekitar 2 ribu suara, seribu di antaranya tidak menggunakan hak pilihnya.

Meski demikian, hal ini dinilai wajar karena calon kades masih suami istri. Namun, jika yang nyalon kades aneka macam warga, termasuk calon kades sesama mantan kades, maka persaingan meraih kursi jabatan kades sangat ketat dan cenderung panas. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Optimistis Permintaan Elektronik Naik

SEMARANG - Kondisi pasar yang lesu membuat PT Sharp Electronics Indonesia bekerjasama dengan Global Elektronik menggelar pameran Sharp Tomodachi Expo 2017. Pameran yang digelar...

Pastikan Seluruh SMP/MTs Penuhi Syarat

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang optimis pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Mei 2016 mendatang bisa berjalan lancar...

Debat Normatif

Oleh: Dahlan Iskan Sudah begitu jelasnya moderator menuntun: agar di sesi penutup masing-masing paslon cooling down. Dengan cara menyampaikan yang sejuk-sejuk. Dan saling memberi apresiasi. Padahal...

Darah Tinggi, Ereksi Rendah

Tanya dr Andi: Saya punya darah tinggi sejak lama, biasanya tensi 160/100, akibatnya ereksi saya jadi kurang maksimal. Ini saya alami sudah beberapa bulan. Apakah...

Razia Kendaraan Persempit Gerak Teroris Pasca Kejadian Tuban dan Banyumas

DEMAK - Jajaran Polres Demak kemarin melakukan razia kendaraan bermotor di Jalan Raya Pantura Demak, tepatnya di Jembatan Timbang Katonsari, Kota Demak. Ini dilakukan...

Pendidikan Karakter Siswa Tanggung Jawab Bersama

UNGARAN – Pola pendidikan berkarakter yang ditanamkan kepada para siswa menjadi tanggung jawab bersama. Para guru, orang tua dan masyarakat termasuk dunia industri harus...