Tampilkan Corak Mahakarya Borobudur

542
KEREN : Model memperagakan tata rambut yang terinspirasi dari relief di Candi Borobudur dalam Mahakarya Borobudur Hair Style and fashion, Sabtu (30/9) malam (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu).
KEREN : Model memperagakan tata rambut yang terinspirasi dari relief di Candi Borobudur dalam Mahakarya Borobudur Hair Style and fashion, Sabtu (30/9) malam (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu).

BOROBUDUR—Tari kolosal dari ISI Yogyakarta, Sabtu (30/9) malam, mengawali Mahakarya Borobudur Hairstyle and Fashion di Taman Akhsobya kompleks Taman Wisata Candi Borobudur. Berbagai hairstyle menyerupai beberapa bagian relief Candi Borobudur, turut meramaikan even spektakule tersebut.

Pembukaan kegiatan sempat tertunda karena hujan deras. Toh, hal itu tak menyurutkan antusias para penikmat hairstyle dan fashion di Borobudur untuk menyaksikan jalannya acara hingga rampung. Perancang busana ternama asal Semarang, Anne Avantie, turut dalam pergelaran tersebut. Dirut PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono menyampaikan, pergelaran hairstyle and fashion merupakan upaya untuk mempelajari apa yang tertuang di Borobudur. “Sekaligus, ingin menampilkan mengenai inspiring heritage.”

Dalam pergelaran itu, Anne Avantie mengeluarkan 12 hasil rancangan busananya. Cirinya masih sama, berbahan kain kebaya. Anne mengatakan, sebagai salah satu fashion desainer di Indonesia, ia berkomitmen untuk tetap mengangkat seni dan budaya asli di Indonesia. “Salah satunya, mahakarya Candi Borobudur.” Kegiatan bertambah meriah dengan persembahan penyanyi Maria Calista, pemenang Asia Broadcasting Korea Selatan dan Lucky Octavian, finalist Indonesian Idol 2004.

Creative Director Mahakarya Borobudur  Hair Style & Fashion, Fuddy Syarief  mengatakan bentuk tata rambut dan busana dalam acara tersebut mencerminkan kehidupan rakyat biasa hingga kerajaan. Tata rambut dan busana itu berasal dari berbagai kasta.

“Bentuk rambutnya lebih seperti sanggul. Ada juga gak sanggul tapi ikat. Ya, seperti gayanya rambut di Indonesia. Ini sebetulnya dari peradaban zaman dulu, baju, rambut sudah ada. Dari jenis apa pun tren rambut dan fashion sudah ada dari sejak lama,” jelasnya. (vie/isk)