Langkah Juara Bertahan Terhenti

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Tim futsal SMAN 9 Semarang harus rela melepas gelar juara pada gelaran Ganesha Cup 2017. Langkah tim yang sempat menjuarai futsal tahun lalu ini terganjal oleh SMKN 3 Kendal dalam pertandingan semifinal. Tim ini harus mengakui keunggulan SMKN 3 Kendal dengan skor 3-2.

Pelatih tim SMAN 9 Semarang Muhammad Ruby Duto mengatakan bahwa timnya sudah memberikan yang terbaik. Namun ini lah hasil yang harus mereka terima. ”Kami memang menargetkan untuk mengulang sukses. Kami sudah memberikan yang terbaik dan ini lah hasilnya,” ujar Ruby.

Tiket babak final pada akhirnya dikantongi SMKN 3 Kendal. Sementara satu tiket final yang lain berhasil diamankan SMAN 13 Semarang usai mengalahkan SMAN 1 Ungaran dengan skor 3-1.

Sebelumnya, dalam babak 8 besar saat mempertemukan SMAN 13 Semarang melawan SMA N 11, sempat diwarnai insiden kecil. Kejadian ini menyebabkan beberapa pemain dari kedua tim panen kartu kuning dari wasit.

Beberapa pemain SMAN 13 Semarang naik darah setelah rekan satu timnya dilanggar oleh pemain SMAN 11 Semarang. Alhasil, tidak hanya pemain yang melakukan pelanggaran, pemain yang mencoba membela rekannya tersebut diganjar kartu kuning oleh wasit. Kejadian ini tidak berlangsung lama hingga pada akhirnya pertandingan dapat dijalankan kembali.

Dalam pertandingan ini SMAN 13 Semarang akhirnya berhasil menundukkan SMAN 11 dengan skor 3-1. Satu gol terakhir SMAN 13 tercipta lewat kaki Rizal, kapten tim melalui tendangan jarak jauh tepat pada detik terakhir.

Vitho, pelatih SMAN 13 Semarang mengatakan bahwa dirinya menekankan kepada tim untuk bisa menang dengan sportif. Dirinya meminta agar anak-anaknya dapat bermain dengan mengendalikan emosinya.”Sudah terjun, jangan mau kalah. Apalagi ngalah. Tapi harus tetap bermain dengan sportif. Junjung tinggi sportifitas,” ujar Vitho.

Sebelumnya, Vitho memprediksikan akan bertemu dengan SMAN 5 Semarang di laga final. Namun, langkah SMAN 5 terhenti setelah dikalahkan SMAN 9 dengan skor 2-1 di babak delapan besar. (cr4/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -