Komunitas Buruh Dukung Ferry

123
BERHARAP DIPERJUANGKAN : KSPI menggelar deklarasi dukungan terhadap Ferry Juliantono untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BERHARAP DIPERJUANGKAN : KSPI menggelar deklarasi dukungan terhadap Ferry Juliantono untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Komunitas buruh melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendukung bakal calon gubernur (bacagub) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ferry Juliantono. Dukungan itu ditunjukkan dengan menggelar deklarasi di kantor DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Minggu (1/10).

Presiden KSPI Said Iqbal yang hadir dalam deklarasi itu menjelaskan, ada sejumlah alasan mengapa para buruh mendukung Ferry Juliantono. Salah satunya karena gubernur saat ini dirasa kurang memperhatikan kaum buruh. Upah buruh pun terhitung rendah dari provinsi tetangga.

“Akhirnya daya beli kami juga rendah. Maka buruh mendukung Ferry agar terjadi perubahan dan harapan bagi buruh Jateng. Sehingga dapat meminimalkan angka kemiskinan,” bebernya di sela-sela acara yang juga dihadiri Ketua DPW FSPMI Jateng, Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra Jawa Tengah, serta ratusan buruh.

Kemudian, latar belakang Ferry sebagai aktivis buruh, menurut Iqbal, dinilai mampu memperjuangkan nasib kaum pekerja. Selain itu, latar belakang sebagai anggota DPR RI selama ini belum tersentuh kasus-kasus korupsi.

Pihaknya merasa, dukungan dari kalangan buruh bakal sangat berarti dalam pencalonan Ferry. Sebab, jumlah buruh di Jawa Tengah yang tergabung dalam serikat buruh ada 1,5 juta orang. Jika diasumsikan dengan jumlah anak dan istri masing-masing maka mencapai sekitar 5 juta orang. Apabila dibandingkan angka daftar pemilih tetap (DPT) di Jateng sekitar 27 juta, maka cukup signifikan. “Angka itu sangat menentukan dalam kemenangan di Pilgub Jateng. Jadi ini bukan angka yang dianggap main-main,” bebernya.

Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah, Aulia Hakim menambahkan, regulasi Gubernur Jateng saat ini tidak pernah memikirkan nasib buruh. Hanya membuka pintu gerbang bagi investor yang akan menanam investasi di Jawa Tengah. “Kami berkomitmen memilih gubernur yang berpihak pada kebijakan rakyat kecil. Menurut kami, Ferry punya komitmen besar pada perubahan nasib buruh di Jateng, kami mendukung sepenuhnya Pak Ferry,” katanya. Ditambahkan, tahun depan akan banyak investor yang masuk ke Jawa Tengah, mestinya kebijakan pemerintah juga tak hanya menguntungkan pemodal tapi juga buruh.

Sementara Ferry Juliantono, menyatakan, dukungan ini sangat penting. Bukan hanya menyangkut jumlah kuantitas kaum buruh di Jawa Tengah. Tapi esensinya adalah merealisasikan harapan-harapan para buruh yang telah ia tandatangani dalam sebuah kontrak politik.

Dalam kontrak politik tersebut, terdapat 10 poin. Ferry menyatakan, ia akan memasukkan harapan buruh itu ke dalam program-program pembangunan jika ia terpilih menjadi gubernur. “Mudah-mudahan kehidupan buruh di Jateng bisa bertambah baik,” harapnya.

Dalam orasinya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini menjanjikan sejumlah hal pada buruh. Diantaranya meningkatkan kesejahteraan buruh, membangun perumahan untuk buruh, rumah sakit untuk buruh, sekolah untuk buruh, dan toko-toko yang berharga murah untuk buruh.

Dia berharap, tahun depan di Jateng akan dikembangkan banyak kawasan industri. Sebelum terbangun, ia berharap kawasan itu harus difasilitasi adanya perumahan, fasilitas kesehatan, dan pendidikan. “Jangan sampai terlanjur seperti di Jawa Barat, bahwa kawasan industri nggak dilengkapi berbagai fasilitas untuk buruh,” imbuhnya.

Ferry menambahkan, sejak adanya pengumuman penetapan bakal calon gubernur Jateng oleh DPD Gerindra Jateng pada 24 September 2017 lalu, ia langsung gencar sosialisasi ke berbagai elemen masyarakat, tak hanya ke relawan Gerindra dan pengurus partai.

Ketua Desk Pilkada DPD Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengatakan, setelah Gerindra mengerucutkan sejumlah nama menjadi dua yaitu Ferry Juliantono dan Sudirman Said, maka keduanya diberi kebebasan untuk bersosialisasi ke masyarakat.

Maka, imbuh Sriyanto, jika para buruh menginginkan agar Ferry mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum DPP Gerindra serta memenangkan Pilgub, maka buruh harus membantu dalam sosialisasi ke semua lapisan masyarakat. “Kalau buruh ingin Ferry lolos maka harus terus bergerak mensosialisasikan. Meski Ferry adalah Wakil Ketua Umum, tapi yang menentukan adalah Ketua Umum,” tegasnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here