32 C
Semarang
Rabu, 23 Juni 2021

Indeks Demokrasi Jateng Menurun

SEMARANG – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) untuk Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan. Kebebasan sipil maupun iklim politik diharapkan dapat kembali membaik agar IDI tahun ini tidak menurun, khususnya mendekati momen Pilkada.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat, IDI di Jawa Tengah 2016 mencapai angka 66,71 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan angka IDI 2015 yang sebesar 69,75.

“Secara nasional memang mengalami penurunan, termasuk provinsi Jawa Tengah, tapi kalau dilihat indeksnya masih dalam kondisi sedang, artinya bukan kondisi yang buruk,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Margo Yuwono, kemarin.

Perubahan angka IDI dari 2015-2016 dipengaruhi oleh tiga aspek demokrasi. Yakni kebebasan sipil yang turun 13,38 poin dari 79,44 menjadi 60,06, kemudian hak-hak politik yang turun 0,04 poin dari 67,28 menjadi 67,24, serta lembaga-lembaga demokrasi yang naik 5,21 poin dari 61,48 menjadi 66,69.

Menurut Margo, untuk tahun ini IDI provinsi Jawa Tengah masih berpeluang mengalami penurunan maupun peningkatan, terlebih menjelang Pilkada. Hal tersebut tergantung dari pengawalan dalam tiga aspek yang mempengaruhinya.

“Dalam waktu dekat, di Jawa Tengah akan ada Pilkada. Bila tiga aspek tersebut dapat terkawal dan terjaga dengan baik maka indeks akan membaik. Namun sebaliknya, bila tidak bisa mengantisipasi kemudian masyarakat merasa tidak puas dengan pelaksanaan Pilkada, maka bukan tidak mungkin akan memperburuk IDI kita,” ujarnya. (dna/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here