33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Harus Ada Intelejen Olahraga

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Berkaca dari gelaran Pekan Olahraga Nasional (POPNAS) 2017,
Jawa Tengah akan lebih detail dalam membaca situasi. Pada gelaran
Popnas lalu, banyak atlet provinsi lain yang muncul secara tak
terduga, yang membuat Jawa Tengah sedikit terkendala dalam mencapai
target emas yang telah ditentukan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah, Urip
Sihabudin mengatakan, harus ada intelejen olahraga yang bisa
memperhitungkan kemunculan atlet tak terduga. Sehingga Jawa Tengah
dalam gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional bisa menentukan posisi
dan menentukan target dengan baik.

“Kemarin ada provinsi yang ternyata punya atlet bagus, yang itu tidak
terpantau oleh kita,” ujar Urip saat dihubungi Jawa Pos Radar
Semarang
.

Sedikitnya ada 200 orang akan berangkat dalam gelaran Pekan Olahraga
Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2017 yang akan digelar di Makassar pada
14-21 Oktober Mendatang. Jumlah ini terdiri dari atlet, official dan
juga pelatih.

Jawa Tengah sendiri akan mengikuti sejumlah 14 cabang olahraga (cabor) yang
dipertandingkan dalam gelaran ini serta beberapa olahraga eksibisi.

Urip menambahkan, beberapa cabor yang diprediksikan mampu
memberikan emas pada gelaran ini diantaranya ada bulutangkis, Pencak
Silat dan juga karate.

“Saya kira kita berani menargetkan emas untuk cabang olahraga
tersebut. Hanya detilnya saya belum bisa sebutkan untuk yang lain,
karena saya juga belum bertemu dengan Bapomi juga,” jelasnya.

Dengan perhitungan baik, diharapkan para atlet mampu memberikan yang
terbaik untuk Jawa Tengah. (cr4/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Satpol PP Tertibkan PKL Alun Alun

DEMAK-Petugas Satpol PP Pemkab Demak kemarin malam menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun Alun Kota Demak. Penertiban ini dilakukan agar wilayah depan...

PMI Kirim Bantuan ke Banjarnegara

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Batang mengirimkan bantuan korban gempa di wilayah Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara. Tim beserta bantuan logistik langsung diberangkatkan pada...

TNI Siap Amankan 64.171 TPS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - TNI siap mengamankan seluruh tahapan dalam Pilkada serentak tahun ini. Termasuk mengamankan sebanyak 64.171 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di...

Lomba Salawatan Warga Saninten Meriah

SEMARANG - Mendekati akhir Ramadan, semangat warga Saninten, Banyumanik, untuk beribadah terus meningkat. Ini terlihat dari meriahnya suasana Lomba Salawatan yang digelar di Masjid...

Lain Surabaya Lain Bandung

Bila di Surabaya baru muncul Migo, di Bandung sebenarnya sudah lebih dulu ada Banopolis. Sama-sama persewaan sepeda, tapi sejarahnya berbeda. Banopolis sebenarnya sebuah singkatan: Bandung...

Siswa Diminta Tak Lakukan Bullying

WONOSOBO—Mengawali program Jaksa Masuk Sekolah, SMP Negeri 2 Wonosobo mengundang secara khusus Kajari Agustinus. Secara khusus, Kajari Agustinus memberikan pemahaman tentang hukum kepada siswa-siswi...