33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

1,6 Juta Jiwa Miliki E-KTP Ganda  

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG—Dari 261 juta jiwa penduduk Indonesia memang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun 1,6 juta jiwa penduduk Indonesia, memiliki data ganda. Di antaranya karena ada yang pindah alamat tapi tidak lapor, orang meninggal tidak dilaporkan oleh ahliwarisnya dan warga yang bekerja keluar negeri tidak lapor.

“Banyak permasalahan data ganda. Harusnya mereka (warga yang memiliki data ganda) yang aktif,” kata Mentri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo seusai mengikuti seminar nasional tentang konsep dan implementasi hukum negara Pancasila dalam mengatasai permasalahan hukum Nasional di Undip Pleburan Sabtu (30/9) kemarin.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Prof Arif Hidayat, Hakim Agung MA Dr Artidjo AlKostar, Jaksa Agung Tindak Pidana Umum Dr Nur Rachamat serta Wali Kota Jakarta Pusat, Drs Mangara Pardede.

Bahkan, kata Tjahjo, ada yang memiliki data ganda, memiliki E KTP lebih dari 10 buah yang biasanya digunakan untuk membobol ATM. Untuk itu, pihaknya akan melakukan penertiban secara perlahan. Identitas yang tidak bisa ditipu adalah data nama ibu kandung. Tetapi kalau golongan darah masih bisa sama atau tempat domisili masih bisa direkayasa.

“Kalau menyangkut nama ibu kandung, jelas tidak bisa ditipu, karena tidak bisa dibohongi. Namun tetap perlu waktu untuk melakukan pembenahan secara rinci,” tambahnya.

Mendagri saat disinggung masalah blangko E KTP, menyatakan sudah siap. Tinggal masyarakat dan Dispendukcapil yang harus pro aktif. Sehingga kalau bisa selesai dalam satu hari atau satu jam, jangan diulur-ulur. “Masih banyak, satu orang memiliki 5 sampai 6 E KTP. Bahkan kami pernah dikenalkan warga yang memiliki E KTP sampai 169. Terus KTP sebanyak itu, untuk apa?” katanya heran.

Karena itulah, pihaknya menargetkan permasalahan E KTP selesai tahun depan. Karena tahun tersebut dilakukan Pilkada, Pileg, dan Pilpres secara serentak. “Pencetakan blangko E KTP sudah dilakukan oleh PT Pura, sehingga tidak perlu mencetak keluar negeri. Namun untuk mencetak tidak bisa langsung 10 juta, tetapi satu juta kemudian dikirim ke daerah secara bertahap,” ungkapnya.

Terkait dengan banyaknya kepala daerah yang tertangkap KPK, diakuinya, karena KPK sudah melakukan supervisi hampir di semua provinsi. Sekarang targetnya terdapat 22 provinsi 356 kabupaten/kota, ada supervisi KPK bersama Kemendagri bersama BPKP.

“Sistemnya sudah jalan, presiden membangun program agar semua transparan. Namun masih ada oknum yang berbuat. Dan kalau ada OTT, pasti ada pihak swastanya dan ada pejabatnya,” katanya. (hid/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tebar Benih Ikan

ANGGOTA Basarnas Kota Semarang menebar 230 ribu benih ikan mujahir di Waduk Jatibarang, Desa Wisata Jamalsari, Kedungpane, Kota Semarang, Minggu (2/4). Kegiatan ini digelar...

Betonisasi Jalan Patimura Rp14,3 M

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Salatiga melakukan peningkatan kualitas jalan di sepanjang Jalan Patimura. Mulai dari pertigaan Jalan Yos...

Lebaran, Tol Bisa Dilewati Hanya Pagi-Sore

BATANG-Pemerintah mengupayakan jalan tol Jakarta hingga Semarang sudah bisa dilalui pemudik pada Lebaran tahun 2017 ini. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng,...

Tingkatkan Umur Bambu, Kaca dan Besi 3 Kali Lebih Lama

RADARSEMARANG.COM - Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menciptakan produk Sufoting 5 in 1 berbahan dasar limbah silica geothermal Dieng. Selain membuat berbagai material bertahan...

Lawan Informasi Hoax dengan Literasi, Independensi dan Justice

WAHIB PRIBADI, MALUKU Gencarnya informasi yang bernada fitnah atau hoax mendapat sorotan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI. Untuk mengatasi membanjirnya hoax ini diperlukan langkah...

20 Jajanan Berformalin Dijual Bebas

KENDAL—Jajanan anak yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan perwarna tekstil masih banyak dijumpai di Kendal. Hal itu terungkap dari temuan Dinas Kesehatan (Dinkes)...