32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Mahasiswa Lintas Agama Diajak Perangi Hoax

SEMARANG-Prihatin dengan situasi bangsa Indonesia yang sedang mengalami krisis kebangsaan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu Kementerian Agama (Kemenag) RI megumpulkan ratusan mahasiswa lintas agama dari Mataram, Denpasar, Palangka Raya, Lampung dan Semarang.

Mereka sengaja diundang untuk mengikuti acara Temu Kebangsaan Mahasiswa Lintas Agama, di Hotel Puri Garden Semarang, kemarin. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI, Prof I Ketut Widnya dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jateng, Drs Farhani.

“Yang terasa dalam arus modernisasi di bangsa ini, adalah efek negatif, saling hujat dengan berita hoax yang terkait agama. Hal itu menguras energi bangsa,” kata Prof I Ketut Widnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Karena itu, kata Ketut, mahasiswa sebagai generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa, harus diberikan pemahaman dan pembentukan karakter wawasan kebangsaan serta ke-Bhinneka-an. Harapannya, agar memiliki rasa tanggung jawab dan turut berperan dalam menjaga keutuhan bangsa. “Sebagai bagian dari armada cyber, mahasiswa bisa menyampaikan pesan damai, kultural, dan agama, sehingga esensi setiap agama akan memunculkan kebaikan melalui media sosial,” bebernya.

Sedangkan Kepala Kemenag Jateng, Farhani menegaskan bahwa perbedaan memang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, dengan berbeda suku, agama, ras dan adat budaya. Namun sejak dahulu kala, bisa hidup rukun dalam menjaga NKRI. “Sangat wajar apabila timbul perbedaan dalam pemikiran, namun harus tetap memegang toleransi,” jelasnya. (tsa/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here