GELAR PERKARA: Para tersangka kasus pemerasan saat gelar perkara di Mapolres Salatiga, Kamis (28/9) (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
GELAR PERKARA: Para tersangka kasus pemerasan saat gelar perkara di Mapolres Salatiga, Kamis (28/9) (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SALATIGA – Dua lelaki yang berinisial Wardiyanto, 28, warga Desa Berco Desa Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung dan Budi Prihanto, 27, warga Dusun Tempuran Desa Pagergunung, Kecamatan Pringsurat Temanggung diringkus aparat kepolisian Polres Salatiga. Kedua diduga kuat memeras sepasang remaja yang sedang pacaran di kebun karet Sarirejo, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, belum lama ini.

Berdasarkan keterangana yang dihimpun wartawan, beberapa waktu lalu kedua tersangka keliling Kota Salatiga mengendarai motor dan sengaja nyanggong di kawasan kebun karet Bugel, Kota Salatiga. Saat itulah, keduanya memergoki dua remaja sedang berpacaran dan berbuat mesum.

Kedua tersangka mendatangi dan mengancam akan melaporkan kepada orangtua mereka dan sekolah. Korban ketakutan dan berjanji memberi uang Rp 1 juta. Tersangka meminta jaminan dua telepon genggam milik korban dan akan dikembalikan setelah menyerahkan uang.

Korban akhirnya datang dan akan bertemu dengan pelaku untuk menebus telepon genggam. Karena korban datang bersama beberapa temannya, pelaku kabur dan menjual barang itu.

“Sedangkan uang hasil penjualan (telepon genggam), saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” tutur tersangka War kepada petugas.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh Jatmiko, 40, warga Jalan Beruang 36 Blotongan, Kota Salatiga ke polisi. Mendapatkan laporan itu, polisi lalu melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi korban. Hingga akhirnya, petugas Polres Salatiga berhasil meringkus kedua tersangka di rumahnya, Temanggung.

Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto mengatakan aksi kedua tersangka masuk kategori pencurian dengan pemberatan dan melakukan pemerasan terhadap orang lain. “Keduanya kami tahan dan dijerat Pasal 363 KUHP,” ujarnya didampingi Kasatreskrim AKP Achmad Sugeng, Kamis (28/9). Petugas juga menyita barang bukti sepeda motor Yamaha Force One milik kedua tersangka yang digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. (sas/ton)