29 C
Semarang
Sabtu, 17 April 2021

Permintaan Semen Melonjak

Proyek  Infrastruktur Dimulai

spot_img
spot_img

SEMARANG-Seiring dengan direalisasikannya proyek-proyek infrastruktur pemerintah kabupaten/kota maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, turut meningkatkan permintaan semen Holcim. Sejak Juni 2017, membukukan permintaan semen hingga 100.566 ton, Juli meningkat menjadi 165.865 ton dan Agustus naik menjadi 186.000 ton.

“Kami menargetkan permintaan masyarakat hingga 200 ribu ton lebih di akhir tahun 2017 ini,” kata Humas PT Holcim Indonesia Tbk, Deni Nuryandain saat melakukan kunjungan redaksi ke kantor Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (27/9).

Dalam kesempatan tersebut, Deni diterima oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto dan Redaktur Pelaksana, Ida Nor Layla.

Deni mengaku optimistis target kenaikan penjualan hingga 200 ribu ton akan tercapai, sejalan dengan proyek pemerintah yang semakin intensif dikebut pembangunannya menjelang tutup tahun.

“Khusus untuk Semarang, Kendal, dan Salatiga, Holcim membukukan kenaikan penjualan semen sejak Juni 10.566 ton, naik dua kali lipat menjadi 20.548 ton di bulan Juli. Dan Agustus naik sedikit menjadi 21.439 ton,” jelasnya.

Diakuinya, market share Holcim saat ini antara 14-16 persen, dengan empat pabrik di Narogong Bogor Jawa Barat yang memproduksi 5,6 juta ton per tahun, disusul Tuban Jawa Timur sebanyak 3,4 juta ton, Cilacap Jawa Tengah dan Aceh. “Hampir di setiap region, kami memiliki pabrik. Total produksi 15 juta ton per tahun. Sehingga persebaran produk Holcim sangat merata,” tuturnya.

Kendati begitu, diakuinya, bisnis semen saat ini bersaing ketat. Kalau dulu hanya bersaing dengan 10 pemain semen. Sekarang sudah berkembang menjadi 19 perusahaan semen, termasuk dengan produk luar negeri juga. “Sejak investasi dibuka semua, jadinya over suplai dan terjadi penekanan harga. Kalau situasi seperti ini, yang diuntungkan memang konsumen,” tandasnya.

Untuk menghadapi perubahan pasar semen, ditegaskan, Holcim berusaha meningkatkan kualitas produk semen menjadi lebih halus atau micro filler particle sehingga memiliki daya rekat yang lebih tinggi dan memperbaharui kemasan atau kantong yang lebih eye cathing.

“Kami juga melakukan inovasi dan diversifikasi usaha dengan memperbanyak produk turunan yang memudahkan konsumen dalam menggunakannya,” tandasnya. (ida)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here