33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Rumah Kayu Hangus

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK-Kebakaran kembali terjadi, kemarin malam. Kali ini, menimpa rumah Musyafa, 68, warga RT 1 RW 4, Desa Karangrejo, Kecamatan Dempet. Rumah ukuran 6×9 meter persegi ini terbuat dari kayu. Pun lantainya juga dari kayu beratapkan genteng.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak M Agus Nugroho LP melalui korlap Suprapto menyampaikan bahwa kejadian bermula ketika Putro Pamungkas, 27, anak korban sedang asyik menonton televisi di ruangan tengah. Sedangkan, Musyafa dan istrinya Karsumi, 60, dan adik Putro, Diah Ayuningrum, 5, sudah tidur.

Saat itulah, Putro tiba tiba mendengar suara seperti ledakan kecil dari salah satu ruangan rumah. Saat melihat titik suara itu, rupanya ada kabel yang melintang di ruangan tengah memunculkan percikan api. Api kemudian membesar dan menyambar atap rumah tersebut.

Melihat kejadian ini, Putro langsung membangunkan ayah ibu dan adiknya agar secepatnya bangun dan keluar rumah serta meminta pertolongan warga sekitar. Api lalu dengan cepat menyambar kebagian rumah yang lain. Selain dibantu warga, upaya pemadaman juga dilakukan petugas pemadam kebakaran. “Kerugian diperkirakan Rp 70 juta,” jelasnya. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fokus Majukan Pariwisata Jawa Tengah

Bagi Joko Suratno, pariwisata merupakan sebagian dari nafasnya. Bagaimana tidak, selain sebagai pengusaha tour and travel di Semarang dan Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata...

Gerindra Kota Semarang Optimistis Raih 14 Kursi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah melakukan verifikasi faktual kepada sejumlah Partai Politik (Parpol). Seperti Nasdem, PAN, PDI Perjuangan, Gerindra,...

Refleksi Hari Ibu: Akselerasi Pendidikan Karakter pada Siswa

RADARSEMARANG.COM - DI ERA global saat ini, pengaruh teknologi modern khususnya IT, budaya asing, dan gaya hidup sangat berdampak terhadap penanaman karakter siswa. Tidak...

Mahasiswa KKN Gelar Pengobatan Gratis

SEMARANG - Keberadaan layanan kesehatan gratis pasca terjadinya bencana sangat bermanfaat dan membantu masyarakat sekitar terutama bagi warga kurang mampu. Kali ini, mahasiswa KKN...

Buah Manis Penyesalan dari Blok D-9

“Sebagai bentuk syukur, karyawan-karyawan kami selalu diajak mengikuti pengajian dan berbagai kegiatan sosial lainnya.” RADARSEMARANG.COM - Pernah terpuruk dan akhirnya bangkit. Itulah drama hidup...

Santri Harus Paham Bahaya Radikalisme

KENDAL—Aksi teroris oleh oknum yang mengatasnamakan Islam menjadi kepirhatinan Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj. Makanya, perlu ditekankan bahaya terorisme sejak...