33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Cium Politik Uang Antara 100 Ribu Hingga 1 Juta

FKDM Awasi Pilkades

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK-Beberapa hari menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak pada 1 Oktober mendatang, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Demak mulai melakukan pengawasan terhadap tahapan Pilkades yang berlangsung.

FKDM mencium kabar kemungkinan peredaran politik uang kembali terjadi. Besarannya bisa variatif, antara Rp 100 ribu, Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta perorang. Tinggal kemampuan kandidat. Jika nilai itu dikalikan dengan jumlah hak suara, maka total nilai politik uang yang dikeluarkan calon bisa mencapai miliaran rupiah.

Ketua FKDM, Khoirul Saleh mengatakan bahwa praktik pembelian suara dengan lembaran uang ini diduga sudah kerap terjadi dalam setiap Pilkades. Meski demikian, sulit untuk membuktikan adanya politik uang tersebut. “Dari hasil monitor kami di beberapa kecamatan, praktik akan terjadinya politik uang sudah berhembus kencang. Karena itu, FKDM perlu mensikapinya,” katanya.

FKDM berharap, politik uang yang sudah lazim tersebut, tidak terjadi saat Pilkades kali ini. “Kami berikan edukasi kepada masyarakat supaya tidak ada politik uang,” katanya.

Sebagai upaya pencegahan, FKDM juga akan memberikan rekomendasi kepada Pemkab Demak agar dapat mencegah peredaran politik uang. Anggota FKDM, Jazuz Kholil mengatakan bahwa dari pantauannya selama ini di wilayah Kecamatan Guntur, iklim atau tensi politik di beberapa desa mulai memanas. Dari 9 desa, Desa Pamongan termasuk yang mulai memanas. Persaingan kandidat sangat ketat dengan dibumbui latar belakang isu agama. Situasi politik memanas juga ada di Desa Blerong. “Persaingan cukup ketat,” ujarnya.

Untuk wilayah Kecamatan Kebonagung, dinilai relatif kondusif. “Untuk Kebonagung Insya Allah aman,” ujar H Sarjono, anggota FKDM lainnya.

Di wilayah Kecamatan Bonang, desa yang menggelar Pilkades dan cukup rawan tampak di Desa Tridonorejo dan Wonosari. Selain faktor persaingan ketat kandidat, juga dibumbui isu lain. “Kami ikuti terus perkembangan politik Pilkades di wilayah Kecamatan Bonang ini,” kata Taslim, anggota FKDM.

Sementara itu, dalam analisis FKDM, soal keikutsertaan para elit politik untuk memenangkan kandidat yang dijagokan, menjadi persoalan khusus. Selain elit politik partai, juga kemungkinan pengusaha lokal yang berkepentingan memenangkan calonnya. “Kami akan membuat rekomendasi ke Pemkab Demak untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan. Tujuannya, supaya Pilkades berjalan kondusif tanpa diwarnai politik uang. Kami akan sebar imbauan untuk masyarakat supaya ikut memberikan kesadaran politik pemilihan kepala desa tanpa uang,” kata Saleh. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kerahkan 50 Food Truck

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 50 truk kuliner (food truck) bakal meramaikan kegiatan UKM Culinary Festival di Kota Lama, 20-22 April mendatang. Festival yang digelar...

Cegah Pungli di Sekolah

TEMANGGUNG – Para penyelenggara satuan pendidikan di Kabupaten Temanggung, baik TK, SD, SMP hingga SMA diwanti-wanti tidak sekali-kali melakukan pungutan liar (pungli) di lingkungan...

Tentara dan PNS Kodam Dites Urine

SEMARANG - Guna meminimalisir penyalahgunaan narkoba di jajaran TNI, Kodam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar tes urine kepada segenap prajurit dan...

Laporkan Omzet Asli

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang sosialisasikan tata cara pelaporan dan pengisian E-SPTPD kepada wajib pajak (WP) daerah peserta Semarang Great...

Jelang Lawan Persis, Satu Pemain PPSM Mundur

MAGELANG – Di saat PPSM Sakti Magelang bersiap menghadapi Persis Solo, Kamis (20/7) lusa, satu pemain senior berposisi gelandang bertahan, Eko Budi Santoso mengundurkan diri....

Karnaval Sedot Perhatian Warga

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Demak ke-515 mampu menyedot ribuan pengunjung. Warga tumplek blek menonton ditepi pinggir jalan protokol....