33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Character Education Melalui Melada

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SECARA sederhana dapat dipahami bahwa character education merupakan tabiat atau kepribadian yang baik, akhlak mulia yang didasarkan pada pada pemahaman dan penghayatan tentang kebaikan, serta berkomitmen melaksanakan kebaikan itu, dengan cara memberi manfaat besar terhadap sekelilingnya. Untuk mengetahui ciri khas yang dimiliki oleh suatu kepribadian siswa, dapat dilakukan dengan segala usaha untuk mempengaruhi karakter siswa. Dan bagaimana seseorang dapat bertindak, bersikap, berucap dan merespon sesuatu, misal kejujuran siswa yang berkaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap.

Character education juga merupakan pendidikan yang mempunyai nilai moral atau religius itu sendiri. Mengingat  tujuan pendidikan Indonesia yang sudah sedemikian mulia, tetapi selama ini masih mengalami kesalahan pada kenyataannya pendidikan saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Sedangkan character merupakan nilai-nilai kebajikan yang terpateri dalam diri dan terejawantahkan dalam perilaku.

Di lingkungan sekolah, character education hendaknya diwujudkan dalam setiap proses pembelajaran, seperti pada metode pembelajaran muatan kurikulum, penilaian, dan lain-lain. Selain itu, di sekolah juga diajarkan beberapa hal yang dapat membentuk character pada siswa, di antarannya adalah melalui Melada (Menyanyikan Lagu Daerah) , karena hal tersebut diajarkan demi terciptanya seorang siswa yang mempunyai character positif dalam kepribadiannya masing-masing. Dan guru bukan sekadar tenaga pengajar, tetapi juga merupakan tenaga pendidik, mendidik moral sebagai kualitas tenaga peserta didiknya.

Apa itu Melada?

Melada adalah suatu kegiatan yang dilakukan pada saat jam mau berakhir, dan merupakan bentuk dari strategi pembelajaran yang berperan untuk menumbuhkan semangat belajar bagi siswa melalui Melada yang dinyanyikan secara serentak dengan iringan musik sederhana, yakni gerak tepuk tangan atau bervariasi dengan tepuk meja.

Dengan character education melalui Melada, peserta didik dituntut untuk tidak hanya mendendangkan, mendengarkan, tetapi juga harus meresapi setiap syair lagu, dan mempunyai makna tertentu yang berisi pesan dan saran. Strategi pembelajaran Melada setiap hari pada jam terakhir merupakan bumerang bagi para guru, karena tidak hapal syairnya atau bahkan lupa dan tidak mengenal dengan judul lagu daerah tersebut, terutama lagu dari daerah asal sendiri, yaitu Jawa Tengah. Namun boleh diulang pada hari lain di kelas yang berbeda. Melada sangatlah dahsyat , karena siswa bisa bernyanyi dan bergembira dengan isi lagu yang mendidik, dan itu menjadi bagian dari pndidikan character. Akan tetapi  belakangan ini mulai lesu dan seakan mati suri oleh perkembangan era globalisasi membuat mereka dapat melunturkan budaya sendiri, seperti semaraknya lagu-lagu yang tidak relevan dan berkualitas.

Jadi, lagu daerah adalah lagu yang bersifat riang dan mencerminkan etika luhur. Syairnya berisi hal-hal sederhana yang biasanya menceritakan tentang keindahan alam desa, hormat terhadap orang tua, mengajarkan suatu tindakan yang sopan santun, dan dapat mempengaruhi pikiran jiwa raga. Bahkan dengan Melada bisa melatih peserta didik mengekspresikan perasaan dan empati dalam mengembangkan kemampuan verbalnya.

Dan pada akhirnya, beberapa bahasan tentang Melada di atas dapat menjadi referensi bagi para pemerhati pendidikan karakter pada peserta didik di sekolah. Ada beberapa hal nilai positifnya yang dapat dimanfaatkan dari lagu daerah tersebut. Setidaknya lagu daerah tidak hanya menjadi kalimat yang didendangkan dan dinikmati begitu saja, akan tetapi melalui Melada dapat dipahami lebih lanjut oleh para guru dan peserta didik untuk mengembangkan isi dari lagu-lagu daerah tersebut.

Semoga pendidikan karakter melalui Melada dapat tersampaikan dengan baik oleh para pencipta lagu daerah tersebut, dan khususnya  pemerhati para peserta didik. (*/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

17 Penderita Bibir Sumbing Dioperasi

SALATIGA - RSUD Kota Salatiga dengan dukungan Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia (PABMI), bekerjasama dengan Yayasan Senyum Merah Putih menggelar bakti sosial operasi kelainan...

PPK Songsong Generasi Emas Bangsa

RADARSEMARANG.COM - PEMUDA merupakan ujung tombak suatu bangsa dimana sebuah negara akan menjadi besar dengan adanya pemuda yang pedulidengankemajuanbangsanya. Pemuda sebagai agent of change...

Jaga Sikap dan Kepribadian

RADARSEMARANG.COM - MENJADI Public Relation Varuna Entertaint, merupakan pekerjaan baru yang dijalani Denisa Rizki Utami. Meski pada awalnya terasa kikuk, kini pekerjaan tersebut dijalankan...

Ribuan Botol Miras Disita

KROYA-Petugas Polsek Kroya belum lama ini menggerebek sebuah gudang minuman keras (miras). Sebanyak 263 karton atau 6.312 botol miras dari Bali, berhasil disita dalam...

Panjat Tembok, 7 Napi Kabur

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Sebanyak tujuh orang warga binaan alias narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan melarikan diri, Jumat (29/12) siang. Informasi yang...

2 Bocah Perempuan yang Sempat Hilang Muncul Lagi di Medsos

JawaPos.com - Peristiwa hilangnya dua bocah perempuan kembali muncul di jagad dunia maya. Saat itu keduanya sempat dititipkan di Polsek Padang Utara, Kota Padang,...