33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Aktifkan Forum Lalu Lintas dan Grup WA

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG-Belum genap sebulan menjabat Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi SIK SH MSi, langsung tancap gas. Selain menerapkan penindakan e-tilang CCTV bersama Dinas Perhubungan sejak 25 September lalu, alumnus Akpol 2001 ini juga mengaktifkan Forum Lalu Lintas. Secara rutin, pihaknya akan menggelar diskusi bersama stakeholder yang terkait lalu lintas. Mulai kepala dinas, pengusaha, termasuk media.

“Kenapa media kita libatkan, ini mengingat peran penting media sebagai penyalur informasi, khususnya instansi kepolisian dalam hal ini Satlantas. Kami ingin terus bersinergi dalam hal penyaluran informasi maupun sosialisasi program, termasuk memberikan kritik dan masukan,” ujar Yuswanto Ardi saat berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55, Rabu (27/9).

Tak hanya itu, Ardi –sapaan akrabnya—juga ingin ada upaya penyeselesaian secara cepat dan tuntas setiap ada masalah terkait lalu lintas di lapangan.  “Saya sudah bikin grup WA (WhatsApp) dengan Kadishub, dan pihak-pihak lain. Pokoknya, kalau ada masalah, kita bahas di WA, action apa yang akan kita lakukan. Nggak perlu pakai surat-suratan. Itu butuh waktu lama. Karena masyarakat kan butuhnya penyelesaian yang cepat,” katanya didampingi Iptu Rony dan AKP Ryke.

Ardi yang sebelumnya menjabat Analisis Kebijakan Muda Bidang Binopsnal Polda Jateng ini mengatakan, dibanding kota-kota besar lain, Semarang tertinggal dalam penerapan e-tilang CCTV. Bahkan, Kota Pekalongan lebih dulu menerapkan program ini. “Saat pertemuan dengan para Kasatlantas kota-kota besar di Lombok lalu, saya sempat ditanya, kenapa Semarang belum e-tilang CCTV? Saya jawab, saya baru 4 September dilantik jadi Kasatlantas. Saya minta waktu 2 minggu. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa jalan,” ujarnya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Masih Banyak yang Unas Pakai Kertas

DEMAK-Ujian nasional (Unas) tingkat SMP/MTs di Demak yang dimulai sejak kemarin masih banyak yang menggunakan sistem naskah soal ujian dengan model kertas dan pensil...

Tarif PNBP Baru Disosialisasikan

SALATIGA - Jajaran satuan lalu lintas (satlantas) Polres Salatiga membagikan selebaran pemberitahuan tarif baru Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) kepada pengguna jalan dan pejalan...

Anggota Dewan Tertua Dilantik

SALATIGA - Ada wajah baru yang kembali masuk ke gedung DPRD Kota Salatiga. Ia adalah Sugiyanto, politisi PDIP dari daerah pemilihan Tingkir yang dilantik...

18 Orang Keracunan Nasi Uduk

BATANG - Belasan warga keracunan setelah mengkonsumsi nasi uduk yang dijual di seputaran alun-alun Batang. Total ada 18 warga yang harus menjalani perawatan di...

NU Dirikan Rumah Sakit

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Berawal dari keprihatinan warga Nahdliyin (sebutan warga Nahdlatul Ulama) tentang mahalnya biaya pengobatan, akhirnya muncul gagasan pendirian rumah sakit rawat inap...

Dari 15 Tahun Belajar Mandarin Sampai 15 MW

Saya suka sekali mengikuti tulisan Disway setiap hari. Kebetulan saya pernah belajar Mandarin 15 tahun yg lalu di Shida Shifan Daxue, Taipei. Saya hanya ingin...