33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Target Serap 19 Ribu Ton

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

DEMAK-Bulog Demak menargetkan dapat menyerap beras sebanyak 19 ribu ton. Target tersebut kini baru terpenuhi sebanyak 18 ribu ton. Namun, karena dipasok  untuk membantu daerah lain, maka stok beras gudang bulog kini tinggal 15.200 ton.

Kepala Bulog Demak, Sartono mengatakan, beberapa daerah meminta pasokan beras dari bulog Demak. Antara lain, Kebumen, Bawen, Banyumas, Magelang dan lainnya. Untuk kebutuhan pemenuhan raskin sendiri mencapai 900 ton perbulan. “Target serapan beras meningkat dari tahun lalu yang hanya 14 ribu ton. Sekarang 19 ribu ton,” katanya.

Menurutnya, untuk pemenuhan kebutuhan Bulog atau ketersediaan beras ini, Bulog didampingi TNI dan Polri. Bahkan, sebelumnya gudang Bulog Demak ditinjau tim satgas pangan pusat dari Jakarta dan mereka puas dengan serapan beras yang dilakukan.  “Beras serapan kita tampung di 4 gudang termasukyang kita sewa,” katanya. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tak Sekadar Trabas

SEMARANG - Sekitar 500 pengendara motor trail dari sejumlah komunitas trabas di Jateng berkumpul di Desa Trisobo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Minggu (19/3). Mereka...

Ngopi Sambil Menikmati Eloknya Sindoro-Sumbing

Memperingati Hari Kopi Dunia yang jatuh pada 1 Oktober kemarin, ratusan pelaku dan pecinta kopi Temanggung menggelar acara Ngopi Bareng Gratis di kawasan jembatan...

IAIN Ingin Jadi Rujukan Islam Indonesia

SALATIGA – Perguruan tinggi pendidikan Islam di Indonesia belum bisa menjadi rujukan mahasiswa di dunia seperti di Al Azhar Mesir atau perguruan tinggi di...

Agni Rajagopal

Dulunya anak miskin sekali. Tidak mampu sekolah. Pun hanya untuk SMA. Tamat SD ia merantau ke kota. Ke Madras --sekarang disebut Chennai. Ia kerja...

90 Persen Bus Kota Tidak Layak

RADARSEMARANG.COM - DINAS Perhuhungan (Dishub) Kota Semarang bakal mengandangkan bus umum yang tidak layak beroperasi. Sejauh ini banyak pengusaha transportasi umum melakukan pelanggaran karena...

Siklus Produk Inovatif SMKN 7 Purworejo

RADARSEMARANG.COM - SMK Negeri 7 Purworejo memiliki produk inovasi unggulan yakni pembalut wanita ramah lingkungan, Siklus. Produk ini sudah dipasarkan ke 154 kota di...