33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Razia Narkoba di Karaoke Eleven dan Forbes

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG- Dua tempat karaoke dan spa dirazia petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, Selasa (26/9) siang. Petugas melakukan test urine  kepada pemilik dan seluruh staf yang ada.  Tempat hiburan pertama yang didatangi BNNP Jateng, yakni Eleven Spa, Karaoke dan Lounge, Jalan Puri Anjasmoro, Tawangsari, Semarang Barat. Di tempat ini, sedikitnya 90 orang menjalani tes urine.

“Ada 90 orang yang dites urine, terdiri atas owner, manajer, staf, pemandu lagu atau ladies escort, office boy, serta sekuriti,” ungkap Kabid Pemberantasan BNNP Jateng AKBP Suprinarto di sela kegiatan, Selasa (26/9) siang.

ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG
ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG

Saat razia, memang belum ada pengunjung yang datang. Sehingga hanya pemilik dan karyawannya yang dilakukan test urine.  Dalam razia yang berlangsung selama hampir 1,5 jam itu, petugas sempat mencurigai salah seorang karyawan mengkonsumsi narkoba. Namun dari hasil tes urine, ternyata tidak ditemukan karyawan yang positif mengonsumsi narkoba.

“Karyawan yang sempat dicurigai pakai narkoba itu ternyata habis mengonsumsi obat gigi sama engsel (lutut) karena sakit dan digunakan sesuai dari resep. Jadi, tidak ada pelanggaran, karena dia menggunakan sesuai dengan aturan anjuran dokter,” katanya.

General Manager Eleven Karaoke, Nurul Fitriana, mengaku sangat mengapresiasi langkah BNNP Jateng dalam melakukan razia tersebut. Nurul sangat mendukung dalam pencegahan peredaran narkoba di tempatnya.

“Sangat welcome sekali dengan kegiatan ini. Di tempat kami juga sudah ditegaskan untuk bersama-sama memberantas narkoba. Kami sendiri menginginkan untuk seluruh karyawan maupun staf untuk tidak mentolerir narkoba,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan sanksi tegas kepada staf ataupun karyawan Eleven apabila terbukti mengonsumsi narkoba. Sanksi tegas ini, bisa sampai pemecatan. “Ada punishment apabila karyawan terbukti menggunakan narkoba, bisa sampai pemecatan. Ini bentuk ketegasan dalam pencegahan narkoba di tempat kami,” katanya.

Usai razia di karaoke Eleven, petugas BNNP Jateng melanjutkan kegiatan di tempat karaoke Forbes yang berlokasi di Ruko Gayamsari. Tes urine juga diberlakukan kepada seluruh penghuni mulai dari pimpinan hingga staf. “Di Forbes ada 71 orang (yang dites urine), semunya negatif,” tegasnya.

Suprinarto menambahkan, kegiatan serupa akan terus digencarkan untuk pencegahan sekaligus pemberantasan narkoba di wilayah Jateng. Pada 2017 ini, BNNP Jateng melakukan 16 kali razia baik di dalam maupun di luar Kota Semarang.

“Delapan kali di dalam kota, dan delapan kali di luar kota, di antaranya Solo, Demak, Surakarta dan Pekalongan. Yang akan datang kita akan ke Karimunjawa. Jadi, tidak hanya di tempat hiburan saja, tempat kos juga kita lakukan kegiatan sama. Ini untuk pencegahan saja,” katanya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....